Hari itu, 24 Agustus 2014, Guadalupe Martinez melahirkan seorang bayi perempuan di Providence Hospital, Portland Oregon lewat operasi caesar.
Momen bertemu sang buah hati kemudian berubah menjadi duka begitu ia melihat sosok putrinya yang diberi nama Kimberly itu. Tubuh si bayi membengkak, dan wajahnya seperti tertonjok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa orang perawat mencoba memeriksa kembali kondisi bayi Kimberly. Tetapi raut wajah mereka tak memperlihatkan kekhawatiran. Malah Guadalupe diyakinkan jika kelopak mata sang bayi hanya belum terbuka benar, dan ini bisa diperbaiki dengan prosedur medis sederhana.
Untung Guadalupe tak mau menyerah begitu saja, dan meminta dilakukan pemeriksaan lebih intensif kepada Kimberly. Benar saja, dari hasil ultrasound dipastikan Kimberly terlahir tanpa mata kirinya.
Putri Guadalupe yang malang didiagnosis dengan sebuah kondisi yang sangat langka bernama 'anophthalmia' di mana seseorang terlahir tanpa satu atau kedua mata.
Baca juga: Meski Lahir Tanpa Bola Mata, Tapi Bayi Ini Sungguh Menawan
Ironisnya, di bagian wajah Kimberly yang seharusnya terdapat mata itu justru tumbuh sebuah tumor seukuran buah ceri. Tumor ini juga terlihat di hasil ultrasound Kimberly.
Namun tim dokter mengatakan pertumbuhan tumor di mata Kimberly mandeg, sehingga tidak membahayakan. Kekhawatiran Guadalupe mulai berkurang, apalagi sebulan setelah keluar dari rumah sakit, kelopak mata Kimberly bisa terbuka dengan sendirinya.
Belum sampai lega hati Guadalupe, dokter mengatakan tumor di dalam mata Kimberly tak bisa diangkat karena bisa memicu gangguan berat pada tengkorak si kecil.
Guadalupe setidaknya harus menunggu sampai usia Kimberly genap enam bulan agar tumornya dapat diangkat. Di atas usia itu diyakini rongga mata Kimberly akan menutup sempurna.
Setidaknya tim dokter menyebut tumor Kimberly sebagai expander alami. Sebab mayoritas anak yang lahir tanpa mata biasanya dipasangi expander agar rongga matanya melebar dan kelak bisa dipasangi mata buatan.
Tim dokter lantas memutuskan membiarkan tumor Kimberly, dan baru diangkat Februari lalu di Oregon Health and Science University Hospital dalam sebuah operasi yang dilangsungkan selama tiga jam.
Baca juga: Yahya, Bocah Tanpa Hidung dan Mata yang Akhirnya Punya Wajah Baru
Kini umur Kimberly telah menginjak dua tahun, dan harus dipasangi mata buatan untuk membantu penglihatannya. Namun hal itu tidak menghalangi si kecil untuk tetap ceria seperti anak-anak pada umumnya.
"Ia suka bercanda dengan melepas expander-nya lantas memasukkannya ke dalam mulutnya," tutup Guadalupe sambil tertawa. (lll/up)











































