Minggu, 20 Nov 2016 08:55 WIB

Pemberian ASI Saat Vaksinasi Mampu Kurangi Rasa Sakit Ketika Bayi Disuntik

Edwin Ramadi - detikHealth
Ilustrasi menyusui (Foto: thinkstock) Ilustrasi menyusui (Foto: thinkstock)
Fairmount St, Wichita - Pentingnya vaksinasi pada bayi sudah tidak diragukan lagi. Meski begitu, orang tua sering tidak tega atau enggan melakukan vaksinasi karena tidak tahan melihat bayinya menangis.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Cochrane Databse of Systematic Reviews, peneliti dari Universitas Ottawa menyarankan agar bayi yang sedang divaksinasi diberikan ASI (air susu ibu) oleh orang tua. Studi membuktikan pemberian ASI mengurangi rasa nyeri yang dirasakan bayi saat vaksinasi.

"Kami telah mengetahui bahwa ASI mengurangi rasa nyeri saat pengambilan darah yang dilakukan pada bayi baru lahir. Namun kami tidak mengetahui apakah efek yang sama juga berlaku bagi bayi yang lebih tua," tutur pemimpin sekaligus penulis studi Denise Harrison, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Seberapa Ampuh Vaksinasi Cegah Flu pada Anak? Ini Kata Bu Dokter

Penelitian ini menganalisis data dari studi sebelumnya yang membandingkan cara perawatan bayi sebagai metode alternatif mengurangi rasa sakit. Metode yang dibandingkan antara lain penggunaan botol susu, dot, memeluk, mengalihkan perhatian, analgesik topikal, serta kontak dari kulit ke kulit.

Pemberian ASI Saat Vaksinasi Mampu Kurangi Rasa Sakit Saat Bayi DisuntikIlustrasi bayi (Foto: Thinkstock)
Peneliti memeriksa data rasa sakit yang dirasakan oleh bayi saat disuntik. Data diambil dari 10 penelitian sebelumnya dengan total 1.066 bayi berusia 1 sampai 12 bulan.

Hasil penelitian menyebut pemberian ASI mengurangi lamanya waktu yang dihabiskan bayi untuk menangis setelah vaksinasi sekitar 38 detik. Hal ini disebabkan, ASI meningkatkan hormon oksitoksin pada tubuh bayi, yaitu hormon yang berhubungan dengan ketenangan dan pengurang rasa sakit.

Temuan ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan peneliti dari Wichita State University School of Nursing. Barbara Morrison, salahs atu peneliti dari Wichita State University School of Nursing menyebut pemberian ASI juga membuat bayi tidak merasa diabaikan.

"Oksitosin yang muncul memang mengurangi kadar stres bayi, membuatnya lebih rileks. Bayi yang lebih rileks akan lebih sulit merasakan sakit. Namun jika terpisah dari ibu, bayi akan merasa diabaikan, yang nantinya meningkatkan kadar stres mereka," tutur Morrison.

Baca juga: Ingat Ya! Susu Adalah Pelengkap Menu, Bukan Pengganti Makanan (mrs/vit)