Jangan Salah Ya Bunda, Rambut Bayi pun Bisa Bau Lho

ADVERTISEMENT

Jangan Salah Ya Bunda, Rambut Bayi pun Bisa Bau Lho

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Sabtu, 25 Feb 2017 18:07 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Rambut yang bau tak hanya bisa terjadi pada orang dewasa. Bahkan bayi pun bisa mengalaminya walaupun dia belum terlalu aktif bergerak.

Menurut dr Margaretha Komalasari SpA dari RS Pusat Pertamina pada dasarnya kelenjar keringat anak sudah aktif. Sehingga, ketika ia menyusu atau menggerakkan badannya, bayi bisa berkeringat. Nah, endapan keringat ini bisa memicu rambut yang bau.

"Makanya kita harus rajin mengeramasi bayi, boleh sehari sekali atau dua kali sehari. Kecuali bayi prematur memang dia tidak boleh mandi dulu ya selama beberapa hari ya," kata dr Atha, begitu ia akrab disapa di sela-sela #MyBabyKeramasCeria di Playparq, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (25/2/2017).

Dengan keramas, kulit kepala lebih bersih, mempercepat pertumbuhan sel rambut, dan pastinya sisa-sisa kotoran pun bisa terangkat. Jangan lupa, tambah dr Atha, saat mengeramasi bayi pijat lembut kepalanya untuk memberi stimulasi si kecil dan tercipta bonding.

Baca juga: Hal-hal Seputar Perawatan Bayi Baru Lahir yang Penting Diketahui

"Nggak cukup hanya memandikan dan membasahi rambut anak dengan air saja. Karena tidak meluruhkan kotoran yang ada. Direkomendasikan pakai sampo bayi yang sudah teruji klinis aman dan nggak pedih di mata. Kemudian, pakai bahan alami salah satunya alpukat dan kemiri," tambah dr Atha.

Hadir dalam kesempatan sama, Brand Development Manager My Baby Selva Marsentiani mengatakan kemiri dan alpukat terbukti bisa menebalkan dan meningkatkan kilau rambut. Kemiri, kata Selva, ampuh menebalkan dan menghitamkan rambut karena mengandung asam linoleat dan linolenat yang merupakan jenis omega 3, yang mampu merangsang pertumbuhan rambut. Sementara, alpukat juga mengandung asam folat dan omega 3 yang baik untuk menjaga kelembapan rambut.

Hasil survei konsumen di awal tahun 2017 oleh My Baby pada ibu di seluruh Indonesia 98 persen ibu mengaku kepala bayi merupakan salah satu bagian tubuh yang sesnsitif. 66 persen responden mengaku ingin bayinya memiliki rambut tebal dan kitam berkilau. 100 persen mengaku momen keramas dapat mempererat hubungan ibu dan bayi.

"Survei kami terhadap 1.000 di seluruh Indonesia di bulan Februari 2017 menemukan 7 dari 10 ibu mendambakan rambut anak tebal, hitam, dan berkilau. Rambut tipis dan cepat bau jadi permasalahan utama yang sering dialami bayi dengan persentase 61 persen dan 47 persen," kata Selva.

Baca juga: Pentingnya Mencukur Rambut Bayi (rdn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT