Kamis, 23 Mar 2017 14:03 WIB

Dokter: IMD Minimal 1 Jam Adalah Hak Ibu dan Bayi, Jangan Ragu Minta

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Dok. Maegan Dougherty Foto: Dok. Maegan Dougherty
Jakarta - Inisiasi menyusui dini atau IMD merupakan hak bagi ibu dan bayi. Sayangnya praktik yang ada masih belum tepat dan bahkan tidak selalu dilakukan. Jika demikian, dokter menegaskan ibu sebenarnya boleh meminta.

Seperti disampaikan oleh pakar laktasi dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM dari Sentra Laktasi Indonesia (SELASI), bahwa ada penelitian yang menyebutkan bahwa IMD dengan meletakkan bayi di dada ibu selama minimal satu jam dapat menurnkan angka kematian bayi hingga 22 persen.

"Tapi praktiknya di Jakarta saja IMD belum dikerjakan dengan benar. Padahal ini hak lho, IMD itu masuk peraturan pemerintah. Kalau tidak dikerjakan bisa ditegur lisan, tulisan, bahkan pencabutan izin praktik juga sebenarnya," tutur dr Utami dalam workshop jurnalis 'Infant and Young Child Feeding' yang diadakan di Intercontinental MidPlaza Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Baca juga: Manfaat Menyusui untuk Ibu dan Bayi: Cegah Pneumonia dan Kanker Payudara

Menurut dr Utami, ketika ibu dan bayi tidak dalam kondisi tertentu dan harus masuk ICU, maka IMD bisa dilakukan. Termasuk ketika proses melahirkan dilakukan dengan operasi caesar atau ibu mengalami pendarahan.

"Kalau ibunya pendarahan, dihentikan dulu, baru diletakkan di dada ibunya setelah stabil. Ini praktik normal untuk bayi sehat termasuk untuk pasien caesar. Bayi usia kehamilan 35 minggu kalau kondisinya stabil pun boleh IMD," pesan dr Utami.

Jika ada yang menyebutkan IMD terlalu lama dapat berbahaya bagi kesehatan bayi, salah satunya membuat bayi kedinginan, dr Utami menegaskan ini sama sekali tidak benar. IMD dapat membantu mempertahankan kehangatan bayi. "Jadi keliru ya kalau IMD disebut bikin bayi kedinginan, suhu badan ibu justru hangat dan menyesuaikan suhu tubuh bayi," imbuhnya.

Dengan IMD yang tepat, proses menyusui juga lebih berpeluang untuk berhasil dilakukan dalam jangka panjang. Detak jantung dan pernapasan bayi juga akan menjadi lebih teratur. Bahkan menurut dr Utami, bayi yang mendapatkan IMD juga lebih tenang dan jarang menangis.

"Ikatan kasih sayang antara ibu, bayi dan ayahnya itu tidak ada duanya. Selama satu sampai dua jam pertama itu adrenalin sedang tinggi, bondingnya juga jadi tinggi. Nanti tiga jam ke atas turun berangsur-angsur. Jadi selama satu jam pertama jangan mau dipisahkan sama anakmu ya," pesan dr Utami.

Baca juga: Standar 'Emas' Makanan Bayi: IMD, ASI Eksklusif dan MPASI Bergizi


(ajg/up)