"Itu bulu kuduk biasa. Namanya lanugo. Kayak bulu halus yang nantinya memang bakal rontok sendiri," tegas dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya saat berbincang dengan detikHealth.
"Kenapa jadi kelihatan kayak duri hitam? Karena warna tehnya pekat. Misalkan digosok pakai air biasa akan lebih sulit terlihat," tambah ibu satu anak ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Meta menuturkan saat digosok dengan teh pekat, lanugo pun menempel satu sama lain sehingga terlihat tebal. Nah, lanugo ini memang tidak akan terlihat secara kasat mata karena lanugo pada dasarnya merupakan bulu yang amat halus. Kondisi ini pun lumrah terjadi pada bayi baru lahir.
Dikatakan dr Meta, lanugo akan rontok dengan sendirinya. Biasanya, dalam waktu satu sampai dua minggu setelah bayi lahir. Atau paling lama sekitar tiga minggu setelah bayi lahir. dr Meta mengatakan, waktu rontoknya lanugo juga tergantung dari usia kehamilan si ibu.
"Makin sebentar usia kehamilan, makin lama rontoknya," ujar dr Meta.
Lanugo, lanjut dr Meta, ada di semua bagian tubuh kecuali bibir, telapak tangan, kaki, jari-jari, kuku, dan daerah kelamin. Lalu, adakah kaitan lanugo dengan panas dalam atau bayi susah tidur?
"Nggak ada kaitannya sama sekali," pungkas dr Meta.
Baca juga: Yuk, Bangun Kedekatan Ibu dan Buah Hati dengan Melakukan Pijat Bayi
(rdn/vit)











































