Selasa, 10 Apr 2012 17:13 WIB

Jagalah Stok Hormon Cinta Karena Manfaatnya Banyak

- detikHealth
(Foto: thinkstock) (Foto: thinkstock)
Jakarta - Oksitosin yang dikenal dengan hormon cinta terbukti memicu berbagai efek fisik dan psikologis pada wanita dan pria.

"Hormon ini menciptakan perasaan tenang dan kedekatan," kata Carol Rinkleib Ellison, seorang psikolog di Loomis, California dan mantan asisten profesor di University of California, San Francisco.

Berikut 11 manfaat hormon oksitosin seperti dikutip dari myhealthnewsdaily, Selasa (10/4/2012) antara lain:

1. Memperkuat ikatan perasaan ibu dan anak
Menurut sebuah studi pada tahun 2007 di jurnal Psychological Science, wanita hamil dengan kadar oksitosin yang tinggi selama trimester pertama kehamilan akan memiliki ikatan perasaan yang lebih kuat dengan bayinya setelah lahir dibandingkan wanita dengan kadar oksitosin yang rendah.

2. Menunjukkan hubungan biologis ibu dan anak
Para peneliti menganalisa urine anak-anak biologis yang tinggal di Rusia dan anak angkat di panti asuhan Rumania untuk membandingkan tingkat oksitosin dan hormon terkait, yang disebut vasopresin. Peneliti menemukan bahwa, kadar oksitosin meningkat pada anak-anak biologis setelah berdekatan dengan ibunya.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2005 di jurnal Proceeding of National Academy of Sciences tersebut menunjukkan bahwa tingkat oksitosin pada anak angkat selalu tetap dalam berbagai situasi, yang menunjukkan dasar psikologis mengapa beberapa anak angkat mengalami kesulitan membentuk hubungan yang nyaman dengan keluarga barunya.

3. Meredam stres
Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa ketika tikus-tikus terpisah dari gerombolannya, tikus akan menunjukkan tanda-tanda kecemasan, stres dan depresi yang akan mereda setelah disuntik dengan oksitosin. Studi yang dipresentasikan pada tahun 2007 pada pertemuan Society for Neuroscience, menunjukkan efek hormon oksitosin terhadap situasi stres.

4. Memperkuat kenangan masa lalu
Sebuah studi pada bulan November 2010 dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences mendukung teori peneliti bahwa, oksitosin akan memperkuat kenangan-kenangan emosional mas kecil.

Dari 31 pria yang menghirup versi sintetis dari hormon oksitosin, diketahui bahwa pria-pria tersebut teringat kembali akan kenangan indah tentang ibunya jika hubungan antara keduanya positif.

5. Memfasilitasi kelahiran dan menyusui
Oksitosin dilepaskan dalam jumlah besar selama persalinan, mengintensifkan kontraksi rahim yang membuka leher rahim dan memungkinkan bayi melewati jalan lahir. Dokter telah menggunakan oksitosin sintetis, juga dikenal dengan merek Pitocin, untuk menginduksi atau menambah tenaga selama proses melahirkan sejak awal tahun 1900-an.

Setelah kelahiran, hormon terus merangsang kontraksi rahim yang mencegah pendarahan dan banyak juga merangsang aliran susu ke puting selama proses menyusui.

6. Meningkatkan gairah seksual
Berdasarkan studi pada tahun 2001 dalam jurnal Physiological Review diketahui bahwa, setelah oksitosin disuntikkan ke cairan otak tikus, tikus akan mengalami ereksi spontan.

"Bahan kimia dalam otak yang mencakup oksitosin dilepaskan oleh pria pada saat ejakulasi. Bahan kimia ini dapat memperkuat ikatan antara pasangan seksual," kata Ellison.

7. Mengurangi ketagihan terhadap penggunaan obat-obatan
Menurut sebuah artikel tahun 1999 dalam jurnal Progress in Brain Research, beberapa studi menunjukkan bahwa oksitosin menghambat toleransi terhadap NAPZA, termasuk opiat, kokain dan alkohol, dan mengurangi gejala kecanduan.

8. Meningkatkan interaksi sosial
Sebuah studi Februari 2010 di jurnal Proceeding of National Academy of Sciences menunjukkan bahwa menghirup oksitosin secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan orang autis untuk berinteraksi dengan orang lain. Studi sebelumnya menunjukkan tingkat oksitosin alam lebih rendah pada penderita autis dan gangguan perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi dan hubungan sosial.

9. Meningkatkan perasaan melindungi
Berdasarkan studi pada bulan Juni 2010 di jurnal Science menunjukkan oksitosin memicu agresi defensif terhadap orang luar yang mungkin mengancam kelompok sosial seseorang, seperti di tentara yang membela rekan-rekannya. Sebelumnya telah dilakukan studi mengenai hormon oksitosin pada hewan dan menunjukkan bahwa oksitosin menyebabkan perilaku proteksionis.
Oksitosin menyebabkan tidur

10. Membuat tidur lebih nyenyak
Menurut studi tahun 2003 dalam jurnal Regulatory Peptides, oksitosin dilepaskan di otak bagian bawah yang secara alami akan meningkatkan kualitas tidur.

"Hormon oksitosin dapat menghambat hormon stres yang membuat Anda merasa tenang, penuh kasih dan tentunya membantu Anda tidur lebih nyenyak" kata Ellison.

11. Menumbuhkan perasaan murah hati
Dalam sebuah studi pada tahun 2007 yang diterbitkan pada jurnal Public Library of Science ONE, peserta penelitian yang menghirup oksitosin atau plasebo melalui hidung mereka cenderung bersikap murah hati terhadap sesama.






(ir/ir)