Ini 10 Kasus Organ Reproduksi Paling Aneh yang Pernah Ada di Dunia (1)

Ini 10 Kasus Organ Reproduksi Paling Aneh yang Pernah Ada di Dunia (1)

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 13 Feb 2018 11:36 WIB
Ini 10 Kasus Organ Reproduksi Paling Aneh yang Pernah Ada di Dunia (1)
Dari sekian banyak manusia yang ada di dunia, tak ada satupun yang tubuhnya betul-betul sama satu sama lain. Inilah yang membuat mereka menjadi unik. Foto: thinkstock
Jakarta - Dari sekian banyak manusia yang ada di dunia, tak ada satupun yang tubuhnya betul-betul sama satu sama lain. Inilah yang menunjukkan keunikan mereka.

Namun bagi sebagian orang, keunikan ini belum tentu menguntungkan, tetapi bisa saja malah terasa pahit. Seperti halnya mereka yang berkelamin ganda atau bahkan terlahir tanpa organ penting seperti rahim.

Berikut kisah orang-orang dengan organ yang paling aneh, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Senin (12/2/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Misteri di Balik Organ Reproduksi Wanita

1. Tak bisa berhenti klimaks

Foto: thinkstock
Dalam hal hubungan intim, wanita biasanya sulit mendapatkan orgasme atau klimaks. Namun seorang bernama Zara Richardson menderita 'persistent genital arousal syndrome' (PGAS) yang berarti ia mudah sekali terangsang dan orgasme, bahkan di saat-saat yang tidak terduga.

Zara diketahui bisa mencapai klimaks hingga 500 kali dalam sehari. Bukannya menyenangkan, wanita asal Basingstoke, Inggris ini mengaku kondisi tersebut membuatnya kelelahan dan sulit menemukan pasangan.

Baca juga: Wanita-wanita Ini Bisa Puluhan Hingga Ratusan Kali Orgasme dalam Sehari

2. Ereksi 10 tahun

Foto: Thinkstock
Charles Lennon mengalami ereksi selama 10 tahun setelah operasi implan penis yang dilakukannya untuk mengobati impotensi berbuah kegagalan. Karena terus merasakan ereksi, Charles nyaris tak pernah keluar rumah lagi.

Apesnya, Charles tak bisa mengangkat implan tersebut karena jika implan itu diangkat, Charles tak bisa lagi mengonsumsi obat impoten karena sebuah bagian 'kritis' dari kemaluannya telah diangkat agar implan tersebut dapat dipasangkan.

Baca juga: Wow! 5 Pria Ini Punya Kelamin Luar Biasa

3. Mempunyai dua vagina

Foto: thinkstock
Di usia remaja, Hazel Jones mengalami nyeri haid dan perdarahan yang sangat buruk. Hal ini juga diakui Hazel ketika ia mulai berhubungan intim/aktif secara seksual. Pada akhirnya Hazel menemui dokter dan ternyata Hazel diketahui memiliki dua set organ seksual, yaitu dua vagina, dua rahim dan dua ovarium.

Kondisi semacam ini disebut sebagai 'uterus didelphys' dan sangat langka. Hazel sempat ditawari untuk mengangkat salah satunya, namun ia menolak karena khawatir luka yang ditinggalkan akan membuatnya tak nyaman.

Baca juga: 7 Manusia yang Lahir dengan Organ Tubuh Berlebih, Punya 2 Kelamin & 2 Wajah

4. Dua rahim yang sama-sama mengandung

Foto: ilustrasi/thinkstock
Lain cerita Hazel, lain pula cerita Hannah Kersey. Wanita ini juga memiliki dua set organ reproduksi namun secara mengejutkan Hannah bisa mengandung di kedua rahim miliknya. Padahal ini tak hanya langka tetapi juga bisa membahayakan Hannah.

Pada akhirnya Hannah melahirkan tiga bayi yang bisa dianggap kembar identik dan kembar non-identik sekaligus. Masing-masing diberi Gracie, Ruby dan Tilly. Meski terlahir dengan bobot yang rendah, ketiganya kini tumbuh sehat menjadi bayi yang lucu-lucu.

Baca juga: Seperti Apa Wanita Berahim Dua?

5. Dua Mr P

Foto: thinkstock
Setelah wanita dengan dua vagina, ada juga pria dengan dua penis atau biasa disebut 'diphallia'. Kedua organ tersebut diketahui sama-sama berfungsi dengan baik, meski hingga kini identitas pria pemilik kedua penis tersebut masih dirahasiakan.

Di dunia maya, ia hanya memakai nama 'DiphalliaDude'. Dalam forum Reddit, ia memamerkan foto kedua kemaluannya dan menjawab semua pertanyaan netizen. Ia mengaku biseksual, telah bercinta dengan lebih dari 1.000 pasangan dan pernah membeberkan mekanisme yang terjadi saat kedua penisnya 'berdiri'.

Baca juga: Dua Penis dalam Tubuh Satu Pria

6. Wanita tanpa Ms V

Foto: ilustrasi/thinkstock
Faktanya kondisi ini tidak tergolong langka. Namanya sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser dan diperkirakan tiap 1 dari 4.000 wanita terlahir dalam kondisi seperti ini. Pada kebanyakan pasien, lahir tanpa vagina tidaklah berbahaya senyampan yang bersangkutan juga tidak memiliki rahim yang berfungsi. Namun jika seorang pasien memiliki rahim, ini baru berbahaya karena menstruasi masih bisa terjadi tetapi darah haidnya tak tahu harus keluar darimana.

Orang-orang dengan kondisi ini juga tidak bisa melahirkan. Namun vagina artifisial bisa dibuat lewat operasi, dan mereka pun bisa memiliki kehidupan seks yang normal. Bila mereka mempunyai ovarium, mereka dapat memiliki keturunan dengan bantuan ibu pengganti (surrogate mother) dan bayi tabung (IVF).

Baca juga: Wanita-wanita Tanpa Organ Reproduksi, Tak Punya Vagina hingga Rahim
Halaman 6 dari 7
(mrs/up)

Berita Terkait