Karena itu menjaga kesehatannya menjadi sangat penting. Sebab, penyakit liver tergolong berbahaya dan mematikan jika sudah menginjak stadium berat. Menurut dokter spesialis penyakit dalam, DR Dr Rino Alvani Gani, SpPD, K-GEH, FINASIM, penyakit liver biasanya disebabkan oleh 3 hal yang juga berbahaya.
"Paling sering virus hepatitis B, hepatitis C, kemudian perlemakan hati," ujarnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sakit perut hingga perut membengkak
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Pembesaran hati dikenal sebagai hepatomegali. Meski terkadang tidak menyebabkan pembengkakan menonjol di atas area perut tempat hati terletak, tapi ini bisa saja terjadi kalau pembengkakan hati sudah terlalu membesar. Hepatomegali bisa terdeteksi oleh dokter ketika melakukan palpasi pada perut sebagai bagian dari pemeriksaan fisik.
Penurunan berat badan
|
Foto: Thinkstock
|
Gejala pencernaan umum lainnya yang juga terlihat adalah diare. Hilangnya nafsu makan dan diare akhirnya menyebabkan penurunan berat badan. Ini dikarenakan konsekuensi dari hati yang tidak dapat memetabolisme dan mengasimilasi nutrisi seperti biasanya.
Rasa lelah yang tidak bisa dijelaskan
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Banyak juga orang dengan masalah hati yang mengeluh kelelahan di pagi hari. Umumnya mereka jadi memiliki tingkat energi yang rendah sehingga tidak lagi antusias untuk terlibat dalam kegiatan yang sebelumnya mereka nikmati. Salah satu pendapat ini dikarenakan nafsu makan berkurang dan asupan kalori yang tidak memadai.
Duh, kulitku gatal!
|
Foto: Ilustrasi/thinkstock
|
Obat yang biasa digunakan seperti antihistamin atau krim biasanya tidak membantu. Malahan kadang-kadang gatal pada kulit bisa menjadi satu-satunya gejala masalah hati untuk jangka waktu yang lama sampai timbul gejala lain. Wow!
Poop yang pucat dan urine yang berwarna gelap
|
Foto: Thinkstock
|
Akan tetapi, ketika hati tidak dapat memproses bilirubin dan membuangnya dengan empedu pada saluran pencernaan, warna tinja jadi tampak pucat. Tapi tubuh mencoba mengkompensasi dengan meningkatkan ekskresi bilirubin melalui ginjal. Di sini lah penyebab urine jadi berwarna lebih gelap.










































