Peneliti telah mengembangkan tambahan dalam telepon genggam yang bisa menghasilkan gambar dan menganalisis untuk diagnosis penyakit seperti tuberkulosis.
Diharapkan penemuan ini akan berguna dalam pengembangan kesehatan dunia, dimana diagnosis kesehatan masih sangat jarang tapi pengguna telepon genggam adalah hal yang biasa. CellScope dibuat dengan mikroskop optik yang konvensional dengan peralatan yang sama dengan fungsi mikroskop fluoresence.
Fluoresense terjadi ketika suatu molekul disinari oleh warna tertentu dan bersinar untuk periode tertentu dengan warna yang berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada orang yang telah bekerja mengembangkan mikroskop fluoresense portable," ujar David Breslauer, Ketua peneliti dari University of California Berkeley, seperti dilansir BBCNews, Senin (27/7/2009).
Peneliti menggunakan handset standar Nokia dengan kamera 3,2 megapixel, mengembangkan penambahan 'snap on' termasuk optik mikroskop dan tempat sampel darah dengan slide gelas.
Perangkat ini memiliki resolusi lebih dari 1 milimeter dan bisa mendeteksi bakteri tuberkulosis dalam sampel. Beberapa molekul lain telah ditag untuk pengembangan diagnosis penyakit lainnya.
Breslauer mengatakan bahwa perangkat ini lebih dari sekedar kamera, karena penggabungan dari telepon genggam yang dapat memberikan akses ke komputer power serta ke aspek komunikasi mobile lainnya.
"Jadi jika memiliki portabel, baterai dioperasikan ke sistem ini untuk mengambil gambar, menganalisa, dan memindahkannya, sehingga membuat sebuah klinik kesehatan portabel. Dokter dapat melihat sample tanpa harus hadir," ujar Breslauer.












































