Puslitbang Biomedis dan Farmasi ini tugasnya antara mengidentifikasi parasit, pembiakan, kultur parasit dan uji coba obat secara in-vitro dan in-vivo dengan menggunakan hewan percobaan untuk penyakit filariasis, malaria dan demam dengue. Melakukan identifikasi, kultur cacing usus dan cacing lainnya. Melakukan test Enzyme Link Immuno Sorbent Assay (ELISA) dan transformasi limfosit, serta Polimerase Chain Reaction (PCR), dan lainnya.
Endang tercatat sebagai dokter lulusan FKUI tahun 1979, kemudian meraih gelas Master of Public Health dari Harvard School of Public Health, Boston tahun 1992 dan mendapat gelar Doctor of Public Health juga dari Harvard School of Public Health, Boston tahun 1997.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Endang muncul menggantikan Nila Djuwita Anfasa Moeloek yang sebelumnya dijagokan duduk di kursi tertinggi depkes.
Siti Fadillah Supari berharap Menteri Kesehatan yang baru tidak mengubah kesepakatan dengan WHO tentang pengiriman virus dengan cara baru, yang memberikan akses vaksin terhadap negara pengirim virus. Dikatakan Siti, persoalan virus sangat penting karena menyangkut ketahanan nasional. Dia berharap penggantinya mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi.












































