Dikutip dari BBCNews, Kamis (5/11/2009), ilmuwan yang bernama Sir John Crofton bersama beberapa peneliti lainnya telah menemukan obat untuk menyembuhkan tuberculosis dengan menggunakan kombinasi tiga antibiotik. Dirinya mendapatkan penghargaan setelah kematiannya sebagai dokter terbaik dan terbesar pada abad ke-20.
Pada tahun 1950-an, tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang paling banyak terjadi dan menyebabkan kematian pada orang dewasa muda. Sir John berupaya memerangi penyakit ini dan kemudian dikenal sebagai "Metode Edinburgh". Metode ini telah menyelamatkan nyawa ribuan orang dan meningkatkan kesehatan bagi jutaan orang di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuberculosis merupakan salah satu penyakit menular yang menyebar melalui udara dan biasanya bersarang di paru-paru. Saat orang yang terinfeksi tuberculosis batuk, bersin, berbicara atau meludah, maka kuman TBC yang berbentuk basil ini akan menyebar di udara. Menghirup sedikit saja udara yang bercampur dengan kuman ini sudah bisa membuat orang tersebut terinfeksi.
Orang yang menderita tuberculosis aktif akan menulari rata-rata 10 sampai 15 orang setiap tahunnya. Orang yang terinfeksi kuman ini bisa saja terlihat sehat dan tidak sakit, karena sistem kekebalan tubuh dapat melindungi orang tersebut dari kuman ini hingga bertahun-tahun. Tapi jika sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah maka kemungkinan untuk menjadi sakit semakin besar.
Berdasarkan data badan kesehatan dunia (WHO) secara keseluruhan sepertiga dari populasi dunia saat ini terinfeksi basil TB dan 5 sampai 10 persen orang yang terinfeksi basil TB menjadi sakit.











































