Malaria merupakan salah satu penyakit mematikan yang membunuh satu juta orang dunia dalam setahun. Yayasan yang didirikan oleh Bill Gates,-- Gates Foundation--, telah menghabiskan dana miliaran dolar untuk memerangi penyakit malaria.
Penyakit ini sebagian besar menyerang anak-anak, meskipun ada juga orang dewasa yang terkena. Sama seperti penyakit cacar, Gates percaya bahwa malaria merupakan penyakit yang bisa diberantas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gates mengungkapkan jika dalam waktu dekat vaksin malaria bisa ditemukan, maka hal ini tidak hanya berguna untuk menyelamatkan nyawa tapi juga meningkatkan derajat kesehatan manusia.
Gejala malaria hampir sama dengan penyakit flu yaitu demam, badan menggigil, nyeri otot dan sakit kepala. Beberapa orang ada yang disertai mual, muntah, batuk dan diare.
Siklus yang khas dari malaria adalah badan menggigil, demam dan berkeringat yang berulang setiap 1,2 atau 3 hari. Jika ditemukan kulit menguning dan mata seperti putih maka telah terjadi kerusakan sel darah merah dan sel-sel hati.
Seperti dikutip Medicinenet, orang yang terkena malaria falciparum bisa mengakibatkan pendarahan, shock, gagal hati atau ginjal, masalah pada sistem saraf pusat hingga koma. Kondisi tersebut harus ditangani dengan cepat, karena sangat berisiko tinggi mengakibatkan kematian.
Jika infeksi malaria masih ringan bisa diobati dengan obat oral. Tapi beberapa wilayah di dunia memiliki jenis malaria yang resisten terhadap obat-obatan tertentu.
Jika gejala yang ditunjukkan sudah parah, maka pasien memerlukan pengobatan terapi obat dan cairan melalui intravena. Terapi obat untuk malaria ini tidak selalu mudah. Chloroquine fosfat merupakan pilihan obat untuk semua parasit malaria kecuali strain Plasmodium yang sudah resisten.
Jika ingin melakukan perjalanan ke daerah yang rentan terkena malaria, sebaiknya mengonsumsi obat antimalaria selama 1-2 minggu sebelum berangkat. Hindari gigitan nyamuk pada pagi hari, sore serta senja hingga fajar dan gunakan pembasmi nyamuk yang mengandung minimal 50 persen DEET (N,N-diethyl-m-toluamide).
(ver/ir)










































