Melawan Obesitas Bersama First Lady

Melawan Obesitas Bersama First Lady

- detikHealth
Jumat, 29 Jan 2010 09:55 WIB
Melawan Obesitas Bersama First Lady
Virginia - Pejabat publik harus menjadi contoh gaya hidup sehat. Hal itulah yang dilakukan negara adidaya AS yang memanfaatkan wanita pertama AS Michelle Obama untuk kampanye lawan obesitas.

Obesitas telah membuat negara itu mengeluarkan dana miliaran dolar. Obesitas telah menjadi epidemi, tak hanya orang dewasa anak-anak pun mulai terkena gejalanya.

Pemerintahan Obama pun bertekad mengurangi penyebab obesitas pada anak-anak, serta mencari tahu apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat di rumah, sekolah dan tempatnya bekerja untuk mencegah epidemi obesitas ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah orang Amerika yang harus berjuang dengan berat badannya agar tidak memiliki kondisi risiko kesehatan yang berhubungan dengan kelebihan berat badan masih terlalu tinggi," ujar Michelle Obama, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/1/2010).

Rekomendasi yang bisa diberikan untuk mencegah obesitas dimulai dengan lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta meningkatkan kualitas dari pendidikan jasmani di berbagai sekolah sehingga anak menjadi lebih aktif bergerak.

Sekretaris Health and Human Services, Kathleen Sebelius mengungkapkan bahwa pemerintahan Obama telah berinvestasi sebesar US$ 650 juta dalam bidang kesehatan dan berbagai program yang bertujuan mencegah obesitas dan program berhenti merokok.

Selain itu, Obama juga menciptakan taman gedung putih untuk anak-anak sekolah setempat. Diketahui bahwa solusi untuk mencegah epidemi obesitas tidak bisa datang dari pemerintahan sendiri, setiap orang harus bersedia terlibat dalam kampanye untuk menghindari krisis kesehatan di masyarakat.

"Ini tidak akan mudah dan tidak bisa terjadi hanya dalam waktu semalam. Dan ini juga tidak akan menjadi hal yang sederhana meskipun menggunakan wanita pertama di AS sebagai prioritasnya," ungkap Obama dalam sambutannya di pusat rekreasi Alexandria, luar kota Washington.

Data yang diketahui menunjukkan dua per tiga dari orang dewasa AS dan satu dari tiga anak-anak mengalami kelebihan berat badan serta obesitas. Kondisi ini meningkatkan risiko kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

"Amerika Serikat harus menghabiskan dana hampir US$ 150 juta terkait dengan masalah obesitas dan komplikasinya serta dua kali lipat lebih tinggi dari tahun 1998. Hal tersebut bisa menjadikan kita sebagai bangsa yang tidak sehat," ujar Sebelius.
(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads