Sudah Gede Kok Cacingan

Sudah Gede Kok Cacingan

- detikHealth
Rabu, 17 Mar 2010 11:30 WIB
Sudah Gede Kok Cacingan
Jakarta - Cacingan biasanya menyerang anak-anak yang suka bermain tanah, tapi tak jarang orang dewasa pun bisa terserang cacingan. Tapi karena mengira ini penyakit anak-anak, banyak orang dewasa yang terkena cacingan tak menyadarinya.

Kebanyakan orang dewasa tidak mengetahui gejala dan penyebab cacingan di tubuhnya. Cacingan merupakan penyakit yang tidak mematikan, namun dapat mengganggu kesehatan manusia.

Orang yang menderita cacingan biasanya akan terlihat lemah, letih, loyo dan lemas. Yang paling mengganggu adalah turunnya produktivitas kerja si penderitanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana orang dewasa terkena cacingan?

"Cacingan pada orang dewasa biasanya berasal dari telur cacing yang tidak sengaja tertelan," kata Dr H. Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB, Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan dari divisi gastrologi RS Cipto Mangunkusumo saat dihubungi detikHealth, Rabu (17/3/2010).

Telur cacing biasanya tidak sengaja tertelan bersamaan dengan sayuran atau buah-buahan yang tidak bersih. Kemudian berkembang di dalam usus manusia dan menyebabkan cacingan.

Menurut dr Ari, pada orang dewasa cacing yang biasa menyerang adalah cacing cambuk (Trichuris trichiura) yang berkembang di usus besar dan usus halus. Serta cacing gelang (Ascaris lumbrocoides) yang berkembang pada usus 12 jari.

Penderita yang terserang cacing cambuk biasanya mengeluhkan nyeri di perut sebelah kiri dan diare kronis hingga dua minggu lamanya. Sedangkan untuk cacing gelang penderita biasanya mengeluhkan gejala seperti yang terjadi pada penyakit maag yakni kembung, perih, mual dan muntah.

Untuk keluhan yang lebih buruk, cacing-cacing yang telah masuk ke usus bisa naik ke saluran empedu dan mengakibatkan terjadinya penyumbatan, sehingga memicu risiko terkena sakit kuning (jaundice).

Biasanya orang yang mengalami gejala sakit kuning disebabkan karena adanya gangguan liver atau hepatitis. Tapi dokter perlu memeriksa secara teliti, bisa jadi sakit kuning tersebut disebabkan oleh adanya cacing yang menyumbat di saluran empedu.

dr Ari menyarankan, perlu dilakukan pencegahan seperti mencuci bersih sayuran dan buah-buahan mentah yang akan dimakan, menjaga kebersihan, mencuci tangan sebelum makan dan minum obat cacing setahun sekali.

Dan untuk pengobatannya, bila cacing telah naik ke saluran empedu maka cacing tersebut harus diambil dengan cara operasi. Tapi jika cacing masih berada di usus cukup dengan mengonsumsi obat cacing untuk membuang cacing dari tubuh. (mer/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads