Seperti kasus baru-baru ini, bocah perempuan asal Inggris Angel Burton (8 tahun) diketahui memiliki empat buah ginjal dan mengalami kondisi yang langka yaitu duplex kidney.
Duplex kidney adalah salah satu kondisi langka yang mana seorang manusia yang seharusnya hanya memiliki dua ginjal, ia justru memiliki tiga atau empat ginjal karena masing-masing ginjal melakukan duplikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan kasus duplex kidney ini ditemukan secara tidak sengaja, karena biasanya tidak ada gejala yang muncul. Meski demikian orang yang memiliki ginjal lebih dari dua ini memang cenderung lebih rentan terkena infeksi saluran kencing, refluks dan gangguan penyumbatan.
Seperti dikutip dari Netdoctor.co.uk, Rabu (19/5/2010) jika duplex kidney ini hanya karena faktor ketidaknormalan saja dan tidak ada penyakit lain yang mengikuti, maka kemungkinan tidak akan diperlukan perlakuan khusus. Karena duplex kidney seperti ini bisa berfungsi cukup normal dan tidak mengganggu tubuh. Meski demikian, duplex kidney ini kadang-kadang terkait dengan masalah lain.
Seharusnya urin mengalir dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih, tapi pada beberapa anak yang memiliki ginjal lebih banyak cenderung memiliki arus balik urin yang abnormal yaitu urin dari kandung kemih balik ke ureter dan menuju ginjal kembali. Kondisi ini dikenal dengan refluks vesicoureteric yang sering kali berhubungan dengan duplex kidney.
Jika terjadi refluks vesicoureteric ada kemungkinan urin yang terinfeksi mengalir kembali ke ginjal sehingga menyebabkan kerusakan atau luka di ginjal. Jenis kerusakan seperti ini paling mungkin terjadi dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Tapi sekitar 70 persen anak-anak dengan duplex kidney spontan berhenti refluksnya dalam beberapa tahun.
Kasus duplex kidney terbilang cukup langka, karena biasanya hanya terjadi pada 1 persen dari populasi.
"Beberapa orang yang memiliki ginjal lebih dari dua dapat berfungsi dengan baik atau optimal, hal ini berarti orang tersebut bisa saja mendonorkan ginjalnya untuk orang lain," ujar Dr Robyn Webber, konsultan ahli bedah urologi dari Fife Acute Hospitals, seperti dikutip dari Dailymail.
Dr Webber menambahkan meskipun kondisi ini relatif jarang terjadi, tapi beberapa pasien bisa hidup tanpa menderita masalah.
Jika orang tersebut dapat mengelolanya dengan baik dalam arti kesemua ginjalnya bisa bekerja dengan benar, maka boleh-boleh saja jika orang tersebut ingin mendonorkan ginjalnya yang berlebih selama tidak ada masalah lain yang mengikuti.
(ver/ir)











































