Metode alternatif ini dikembangkan oleh Aquamation Industries, sebuah perusahaan pengelola krematorium di Gold Coast, Australia. Direkturnya, John Humphries mengklaim layanan ini sebagai yang pertama di dunia.
Prosesnya disebut sebagai hidrolisis alkali, yang diadaptasi dari proses alami penguraian mayat yang terjadi di alam. Jenazah dimasukkan dalam tabung baja, lalu dimandikan dengan sejenis cairan kimia hingga terurai sempurna hanya dalam waktu 1 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Metode ini lebih natural, etis dan tentu saja ramah lingkungan karena tidak menggunakan panas atau api," ungkap John Humphries seperti dikutip dari Ninemsn, Kamis (12/8/2010).
Ide untuk mengembangkan kremasi alternatif ini datang dari Amerika Serikat. Di negara Paman Sam tersebut, teknologi yang sama sudah digunakan untuk menghancurkan bangkai ternak yang terinfeksi sapi gila.
Untuk sementara, perusahaan tersebut baru membangun 1 instalasi di Eco Memorial Park di dekat Dreamworld. Namun dalam 12 bulan ke depan, pihaknya akan membangun 30 instalasi aquamation di seluruh Australia. (up/ir)










































