Kemoterapi dan radioterapi merupakan pengobatan yang efektif dalam mengatasi kanker dan menghilangkan gejala-gejala kanker. Potensi efek samping hendaknya tidak membatasi pasien untuk mendapatkan pengobatan kembali.
"Efek samping pengobatan kanker berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lainnya. Untuk radioterapi misalnya, efek samping akan tergantung dari bagian tubuh mana yang diradiasi," jelas dr Fielda Djuita, Sp.Rad (K).Onk.Rad, Staf Medik Fungsional Instalasi Radioterapi RS Kanker Dharmais, Rabu (22/9/2010).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rambut yang rontok akan tumbuh lagi pada saat pengobatan telah selesai, tetapi biasanya akan lebih tipis. Berikut beberapa cara untuk mengatasi rambut rontok selama dan setelah pengobatan kanker:
1. Menutup kepala dengan menggunakan gel yang dingin atau menggunakan es selama perawatan
Hal ini untuk mengurangi obat kemoterapi yang diserap oleh kantung-kantung rambut, sehingga mencegah kerusakan kantung rambut dan rambut rontok.
2. Mencukur habis rambut
Dengan mencukur habis, rambut yang rontok akan tumbuh kembali dengan lebih rata setelah pengobatan selesai.
3. Menggunakan penutup kepala
Dengan menggunakan topi, scraf atau penutup kepala lain dapat membuat kepala terlindungi, terutama bila pasien habis menjalani radioterapi di daerah kepala.
4. Mengenakan wig yang lembut
Untuk mengatasi rambut rontok, dapat diatasi dengan mengenakan rambut palsu alias wig. Tapi khusus untuk pasien yang mengalami radioterapi pada daerah kepala, pastikan wig yang digunakan tidak mengiritasi kulit kepala yang baru saja diradiasi, karena bagian tubuh yang baru saja diradiasi akan sangat sensitif.
Selain rambut rontok, efek samping pengobatan kanker yang paling sering terjadi adalah mual dan kurangnya selera makan.
Untuk mengatasinya, ada beberapa yang dapat dilakukan, yaitu:
- Makanlah sedikit-sedikit
- Makanlah sesering mungkin, porsi kecil dan makanlah pelan-pelan
- Hindari makanan terlau berlemak
- Minumlah air dingin (suhu ruang) diantara waktu makan
- Makanlah makanan yang tidak terlalu berbau dan dapat dihidangkan dalam suhu ruang
- Untuk rasa mual yang hebat, cobalah makanan cair seperti jus, makanan yang diblender atau makanan yang mudah diserap seperti roti bakar dan gelatin
- Cobalah bernapas panjang dan teknik relaksasi setiap Anda mual










































