Studi yang dilakukan peneliti dari McGill University dan University of Montreal menemukan kasus kanker payudara akan semakin meningkat di daerah tinggi polusi karena udaranya mengandung banyak gas nitrogen dioksida (NO2). Hal inilah yang membuat wanita dua kali lebih rentan kena kanker payudara.
"Kami menemukan hubungan antara kanker payudara pasca menopause dan paparan nitrogen dioksida, yang merupakan penanda untuk polusi yang terkait kanker payudara," jelas Dr Mark Goldberg dari Research Institute of the McGill University Health Centre di Kanada, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (8/10/2010).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kata lain wanita yang tinggal di daerah tinggi polusi tinggi hampir dua kali lebih mungkin mengembangkan kanker payudara daripada daerah dengan tingkat polusi rendah," jelas Goldberg lebih lanjut.
Goldberg menjelaskan, gas NO2 bukan hanya polusi yang dihasilkan oleh gas buangan dari mobil atau truk, tetapi juga ada gas-gas lain, serta partikel dan senyawa yang kaitkan dengan lalu lintas. Beberapa dari senyawa ini bisa bersifat karsinogen.
"NO2 hanya penanda, bukan agen karsonogenik yang sebenarnya," tungkas Goldberg. Hasil studi Goldberg ini telah diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives.
Meningkatkan daya tahan tubuh adalah faktor utama yang bisa menangkalnya. Membiasakan makan sehat, tidur teratur dan olahraga bisa membuat daya tahan tubuh terjaga. (mer/ir)











































