Bukan saja dapat menularkan rabies yang mematikan, gigitan anjing juga bisa memicu cedera serius. Dalam beberap kasus, anjing yang agresif dapat menyerang anak-anak lalu menggigitnya sampai tewas.
Secara naluriah, anjing dan binatang yang lain akan menyerang saat merasa terancam. Sebagian anjing juga menyerang sebagai refleks ketika merasa terkejut atau terganggu ketenangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya, ajarkan untuk tidak mengusik anjing peliharaan dalam kondisi-kondisi sebagai berikut:
- Anjing sedang tidur
- Anjing sedang makan
- Anjing sedang beranak
- Anjing diikat di pintu gerbang.
Sedangkan untuk menghindari serangan anjing liar yang bisa saja tertular rabies, ajarkan untuk tidak mengusik anjing liar di jalanan. Sebisa mungkin menyingkirlah jika bertemu dengan anjing yang galak atau mencurigakan.
"Jika anjing liar mendekat, jangan panik dan berlari sebab biasanya anjing justru akan mengejar. Anjing akan menyingkir dengan sendirinya jika seseorang tetap tenang, berdiri seperti pohon atau diam seperti batu," ungkap Prof Mahardika.
(up/ir)










































