Kebijakan ini sebenarnya belaku untuk semua pegawai pemerintahan di negara tersebut. Namun jika yang dibekali alat kontrasepsi adalah petugas sensus, jelas akan memicu kekhawatiran dan prasangka negatif karena petugas-petugas itu bakal mendatangi jutaan warga di rumah masing-masing.
Dikutip dari Reuters, Senin (8/11/2010), isu ini tengah hangat-hangatnya diperdebatkan di media terutama radio yang mengudara di seluruh Afrika Selatan. Banyak kalangan menilai, langkah ini memberi kesan seolah-olah dengan sengaja memberi peluang terjadinya tindak perkosaan oleh petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak dibenarkan bagi petugas kami untuk melakukan hubungan seks saat sedang bekerja. Namun jika memang terpaksa harus terjadi, maka harus dilakukan dengan cara yang paling aman yakni memakai kondom," ungkap Trevor Oosterwyk, juru bicara SSA.
Tingkat penularan HIV/AIDS di Afrika Selatan memang cukup memprihatinkan. Dengan hampir 6 juta orang yang telah terinfeksi, negara ini tercatat sebagai negara dengan epidemi HIV/AIDS paling buruk di dunia.
Penggunaan kondom terbukti ampuh untuk mencegah penularan HIV saat berhubungan seks. Bukan itu saja, kondom terutama yang berbahan lateks juga bisa mencegah penularan berbagai penyakit kelamin seperti herpes genital, gonorrhea (kencing nanah) dan sifilis (raja singa).
(up/ir)











































