Dari laporan UNAIDS 2010 tentang epidemi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) global ditemukan beberapa kelompok yang paling berisiko tinggi mendapatkan infeksi HIV di India pada tahun 2009 yaitu 9,2 persen pengguna narkoba suntik, 7,3 persen laki-laki homoseksual dan transgender, serta 4,9 persen wanita pekerja seks komersil (PSK).
"Transgender (orang yang berperilaku berlawanan dengan jenis kelaminnya) berisiko tinggi karena informasi yang mereka terima tentang HIV/AIDS sangat terbatas, sehingga membuat kelompok ini berada di risiko terbesar," kata Charles Gilks, koordinator UNAIDS India, seperti dilansir Indiavision, Kamis (25/11/2010).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan penggunaan kondom oleh pekerja seks juga semakin bertambah. Di 69 negara, lebih dari 60 persen pekerja seks sudah menggunakan kondom dengan pasangannya.
Sedangkan akses terhadap layanan pencegahan HIV termasuk program pengurangan dampak buruk bagi orang pengguna narkoba suntik telah mencapai 32 persen.
Jumlah ini masih jauh dari apa yang dibutuhkan untuk melindungi pengguna narkoba dari infeksi HIV di seluruh dunia.
(mer/ir)










































