Dilansir Dailymail, Senin (3/1/2011), berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Behavioural Ecology edisi Februari 2010, pria dengan bulu dada lebat lebih banyak memiliki hormon seks wanita atau hormon estrogen.
Hal ini tentunya dapat mempengaruhi kejantanan pria, terutama yang berkaitan dengan kemampuan reproduksinya. Makin banyak hormon estrogen maka kemampuan reproduksinya bisa terganggu, karena harusnya pria lebih banyak punya hormon testosteron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Turku University di Finlandia juga menemukan bahwa pria berbulu dada lebat kurang diminati oleh wanita muda.
Dalam penelitian tersebut, peneliti menggunakan 20 foto pria sebelum dan sesudah pria tersebut mencukur bulu dadanya. Foto-foto tersebut kemudian ditampilkan pada 550 wanita usia 15 hingga 69 tahun.
Hasilnya, hanya 30 persen wanita muda yang menyukai pria berbulu dada, dibandingkan dengan 60 persen wanita yang lebih tua. Pria berbulu dada lebat ternyata lebih banyak disukai oleh wanita pasca-menopause, yaitu yang tidak mempersoalkan masalah kesuburan.
"Temuan ini menunjukkan bahwa rambut di tubuh bisa memainkan peran yang jauh lebih penting dalam memilih pasangan daripada yang diperkirakan sebelumnya," tulis peneliti dalam jurnal.
(mer/ir)










































