Program yang hari ini resmi diluncurkan di Hotel Four Season Jakarta tersebut bertujuan memberi penghargaan bagi individu yang punya kepedulian dan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan masyarakat. Semua orang boleh menominasikan siapapun, cukup dengan mengisi formulir di www.sangteladan.com sebelum tanggal 8 April 2011.
Dengan disponsori obat flu Decolgen, Sang Teladan akan menjaring 6 pemenang untuk 2 kategori, masing-masing mendapat hadiah Rp 50 juta. Kategori profesi ditujukan bagi yang punya latar belakang pendidikan medis, sementara kategori nonprofesi untuk yang berpendidikan nonmedis namun berkarya di bidang kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Social entrepreneur adalah pendobrak keadaan dengan memunculkan inovasi atau kreasi pembaruan yang bermanfaat langsung bagi banyak orang, seperti tenaga kesehatan yang sebetulnya tidak memiliki latar belakang profesi medis. Kelompok ini menginginkan perubahan sistem pelayanan yang lebih baik.
Sementara itu, social activism adalah para aktivis kesehatan yang berjuang melakukan advokasi untuk terjadinya perubahan peraturan maupun perundang-undangan. Sosok yang dicari dalam program Sang Teladan adalah sosok yang memiliki salah satu atau ketiga karakter tersebut.
"Figur seperti ini yang akan membantu pemerintah dan juga masyarakat secara mandiri dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Karena bangsa ini membutuhkan peran serta banyak pihak untuk mencapai rakyat yang sehat dan sejahtera," kata Imam dalam rilis yang diterima detikHealth, Kamis (10/2/2011).
Product Manager Decolgen yang mendukung acara ini, Sulastri mengatakan inisiatif orang-orang yang mededikasikan diri bagi peningkatan layanan kesehatan perlu diapresiasi. Selama ini, keberadaannya kurang terekspos, padahal pengabdiannya telah memberikan kontribusi yang nyata pada masyarakat.
"Melalui penghargaan Sang Teladan ini kami berharap, kegiatan mulia para pemenang dapat menjadi insipirasi yang menggugah banyak orang untuk ikut memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan," ungkap Sulastri.
Penilaian dalam program ini akan dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari:
- Imam B Prasodjo, PhD (sosiolog dan penggiat lembaga pemberdayaan masyarakat)
- Dr dr Fachmi Idris, MKes (ahli kesehatan masyarakat)
- dr Joserizal Jurnalis, SpOT (praktisi kesehatan dan relawan kemanusiaan)
- Najwa Shihab (jurnalis dan presenter TV)
- Muhammad Farhan (penyiar radio dan presenter TV)
(up/ir)











































