Tingkat Stres Dokter Bedah Lebih Tinggi dari Pasien

Tingkat Stres Dokter Bedah Lebih Tinggi dari Pasien

- detikHealth
Sabtu, 09 Apr 2011 10:02 WIB
Tingkat Stres Dokter Bedah Lebih Tinggi dari Pasien
Jakarta - Semua pasien yang akan menjalan operasi pasti akan merasa stres. Tapi studi menunjukkan bahwa tingkat stres yang dialami oleh dokter bedah lebih tinggi dibandingkan dengan pasien.

Studi terbaru yang dilaporkan dalam Archieves of Surgery ini melibatkan 66 ahli bedah Jepang yang sedang berpraktek di Kitakyushu, yaitu sebuah kota dibagian barat daya Jepang.

Para ahli bedah ini diminta untuk mengisi kuesioner yang telah dikembangkan oleh NASA untuk mengukur kondisi mentalnya satu sama lain yang disebut dengan Stress Arousal Checklist yang akan mengukur stres secara langsung, sedangkan tes urin dilakukan untuk mencari senyawa biopryn yang menjadi biomarker oksidatif dari stres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam survei ini diketahui bahwa tingkat stres yang didapatkan dokter bedah lebih tinggi dari pasien, terutama jika operasi yang dilakukan lebih dari 3 jam atau jika operasi yang dilakukan membuat pasien kehilangan banyak darah, seperti dikutip dari Latimes, Sabtu (9/4/2011).

Skor yang didapatkan terkait dengan durasi operasi dan jumlah darah yang hilang selama prosedur. Didapatkan tingkat biopryn dalam darah secara signifikan meningkat ketika operasi melewati 3 jam dan pasien kehilangan darah setidaknya 200 gram darah.

Pada penelitian ini juga diidentifikasi beberapa hal yang bisa memicu stres tapi tidak menjadi masalah besar bagi orang yang terbiasa memegang pisau bedah, seperti melakukan banyak operasi dalam waktu satu hari, bertindak sebagai ahli bedah utama serta melakukan operasi konvensional.

Penelitian lainnya yang dipublikasikan di jurnal Archives of Surgery edisi Januari 2011 mengungkap fakta yang cukup mengejutkan. Dari 7.905 dokter bedah di Amerika yang disurvei, 6,3 persen di antaranya pernah berkeinginan untuk melakukan bunuh diri dalam setahun terakhir akibat depresi yang dialaminya.

(ver/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads