Dari kebutuhan 100 mobil Unit Donor Darah (UDD), saat ini PMI baru bisa memenuhi 25 unit yang merupakan sumbangan dari beberapa perusahaan besar di tanah air. Ketua PMI Jusuf Kalla mengatakan, 75 unit sisanya diharapkan bisa terpenuhi tahun ini.
Distribusi 100 mobil UDD ini akan diprioritaskan untuk tiap provinsi, sehingga 33 unit di antaranya akan disebar secara merata. Sisanya sebanyak 67 unit akan disebar berdasarkan kebutuhan, dengan perhitungan 1 mobil untuk melayani 2,5 juta penduduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil UDD yang masing-masing bisa melayani donor dengan kapasitas 50 labu/hari ini diharapkan bisa mengatasi kelangkaan donor yang masih dihadapi PMI. Dari total kebutuhan darah sekitar 4,5 juta kantong/tahun, saat ini PMI baru bisa memenuhi 3,5 juta kantong/tahun.
Kebutuhan tersebut didasarkan pada perhitungan bahwa tiap negara idealnya punya persediaan kantong darah sebanyak 2 persen dari jumlah penduduk. Jika persediaanya mencapai 2 persen, PMI baru bisa melayani kebutuhan-kebutuhan mendesak dalam kondisi darurat seperti bencana alam.
Jusuf Kalla menambahkan, total dana yang dibutuhkan untuk pengadaan 100 mobil UDD tersebut adalah sekitar Rp 50 miliar. Ketika ditanya apakah ada subsidi dari pemerintah dalam proyek ini, Kalla mengatakan sampai saat ini belum ada bantuan apapun.
"Dari pemerintah, alhamdulillah sampai saat ini nggak ada. Jadi ini murni dari masyarakat untuk masyarakat," kelakar Jusuf Kalla disambut tawa para wartawan.
(up/ir)










































