Berdasarkan studi yang dilakukan pada otak individu depresi yang bunuh diri, ditemukan bahwa perubahan beberapa bentuk sel otak yang disebut astrosit memainkan peran dalam depresi dan penyebab orang melakukan bunuh diri.
Peneliti memfokuskan pada bagian otak yang terlibat dalam regulasi suasana hati dan pengambilan keputusan, yang disebut anterior cingulate cortex.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan-perbedaan ini muncul hanya di materi putih otak, bukan materi abu-abu. Materi putih yang ditemukan jauh di dalam otak, sebagian besar terdiri dari 'kabel' yang memungkinkan daerah otak yang berbeda untuk berkomunikasi.
Penelitian ini menambah hasil penelitian sebelumnya yang menghubungkan perubahan dalam materi putih untuk depresi.
"Ini adalah studi pertama untuk 'memperbesar' dan mengamati perubahan yang terjadi pada tingkat sel," jelas Mechawar.
Astrosit termasuk kelompok sel otak yang dikenal sebagai sel glial. Untuk beberapa abad sebelumnya, sel glial dianggap menjadi pemain kecil dalam aktivitas otak, memberikan dukungan struktural dan gizi bagi neuron.
Tetapi baru-baru ini para ilmuwan telah menyadari sel-sel ini memainkan peran penting dalam fungsi otak dan telah terlibat dalam penyakit seperti depresi.
(mer/ir)
