Tendinitis adalah suatu bentuk peradangan tendon (jaringan ikat fibrosa yang bergabung dengan otot dan tulang) yang menyebabkan rasa sakit dan nyeri di daerah yang dekat dengan sendi. Tendinitis sering terjadi di bahu, siku, lutut, pinggul, tumit, dan pergelangan tangan.
Kasus tendinitis meningkat sejalan dengan meningkatnya usia dan penyakit peradangan. Hal ini juga terkait dengan penyakit rematik dan rematik lain seperti rheumatoid arthritis atau penyakit metabolik seperti diabetes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Nottingham di Universitas Inggris dan Ludwig Maxmillians di Munich, Jerman menunjukkan bahwa kunyit dapat digunakan untuk menekan peradangan pada tendon.
"Penelitian kami tidak menyarankan bahwa kunyit merupakan obat untuk kondisi peradangan seperti tendinitis dan arthritis. Namun, kami percaya bahwa kunyit dapat meringankan kondisi peradangan yang menyakitkan tersebut," Ali Mobasheri, DPhil dari University of Nottingham’s School of Veterinary Medicine and Science, seperti dikutip dari WebMD, Rabu (10/8/2011).
Kunyit merupakan agen anti inflamasi (anti peradangan) dan obat untuk gejala yang berhubungan dengan sindrom iritasi usus dan gangguan lainnya. Berdasarkan sifat anti peradangan dan antioksidan, peneliti di beberapa negara sedang menyelidiki kunyit untuk digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit, termasuk beberapa jenis kanker dan sirosis hati.
Hasil studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of Biological Chemistry menemukan bahwa kunyit dapat menghambat peradangan yang disebabkan oleh zat yang disebut interleukin. Kunyit dapat mencegah interleukin yang akan menimbulkan peradangan. Kunyit juga dapat memblok proses peradangan, sehingga dapat digunakan untuk meringan tendinitis yang merupakan peradangan pada tendon.
(mer/ir)











































