Hal tersebut berdasar penelitian yang telah menemukan adanya virus dalam beberapa jenis kanker yang sebelumnya tidak pernah diduga berkaitan dengan kanker. Jika ilmuwan bisa memeriksa lebih lanjut dan membuktikannya, maka dapat membuka jalan adanya vaksinasi terhadap beberapa jenis kanker dan terapi untuk menyembuhkannya.
Selama puluhan tahun telah diketahui bahwa virus bisa menyebabkan beberapa jenis kanker, tapi saat itu diperkirakan hanya sekitar 10-20 persen saja. Namun ternyata diketahui angkanya mencapai 40 persen kasus kanker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu penemuan 2 tahun lalu menemukan Merkel cell carcinoma (sebuah kanker kulit yang agresif) sering diikuti dengan infeksi oleh polyomavirus, yaitu infeksi yang umum di hewan tapi bisa menyebar ke manusia.
"Jika kita dapat memahami bagaimana virus tersebut bekerja, maka kita bisa mencegahnya dan bahkan membuat terapi yang menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien untuk menghancurkan sel yang terinfeksi atau kanker," ujar Profesor Alan Rickinson dari Birmingham University, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (17/10/2011).
Proses ini masih membutuhkan studi lebih lanjut, karena virus ini bekerja dengan menyerang sel dan menghasilkan lebih banyak virus lagi. Serta ada pula teori bahwa virus penyebab kanker bisa bersembunyi di sel selama bertahun-tahun.
Berikut ini beberapa virus yang kemungkinan bisa menyebabkan kanker yaitu:
- Hepatitis B dan C menyebabkan kanker hati
- Human papilloma virus (HPV) menyebabkan kanker serviks
- Merkel cell polyomavirus menyebabkan kanker kulit
- Cytomegalovirus kemungkinan bisa menyebabkan tumor otak pada anak-anak
- Epstein-Barr virus menyebabkan kanker darah dan sistem getah bening
- XMRV kemungkinan bisa menyebabkan kanker prostat.











































