Kamis, 10 Nov 2011 16:42 WIB

Kanker Serviks Bisa Menular Lewat Celana Dalam Pinjaman

- detikHealth
Jakarta - Celana dalam adalah barang yang sangat-sangat pribadi yang tak boleh dipinjam-pijamkan, khususnya bagi para perempuan. Saling meminjamkan celana dalam bisa menularkan kanker serviks, meski risikonya memang tak sebesar kontak seksual.

"Risiko utama penularan kanker serviks tetap kontak seksual, tapi yang non-seksual juga ada misalnya karena saling meminjam celana dalam," ujar dr Fredrico Patria, SpOG, Ketua Pelaksana Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (Ipkasi) dalam bincang media di Kedai Tiga Nyonya, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2011).

Meski dikatakan risikonya sangat kecil, penularan kanker serviks atau kanker leher rahim melalui celana dalam bisa terjadi karena penyebabnya yakni Human Papiloma Virus (HPV) merupakan jenis virus yang tangguh. Menurut dr Rico, demikian ia biasa disapa, virus ini tidak mudah mati oleh pengeringan atau pemanasan.

Risiko penularan melalui celana dalam ini biasanya akan meningkat pada kondisi tertentu misalnya keputihan. Menurut dr Rico, keputihan bukan faktor penyebab kanker serviks tetapi termasuk salah satu faktor pendukung, yang artinya mempermudah terjadinya penularan HPV.

Selain dengan tidak saling meminjam celana dalam, penularan HPV penyebab kanker serviks juga bisa dicegah dengan perilaku seks yang sehat yakni setia pada pasangan tetap. Meski memakai kondom, gonta-ganti pasangan tetap berisiko sebab ada dugaan virus ini masih bisa menembus pori-pori kondom.

Menjauhi pernikahan maupun hubungan seks di usia yang terlalu dini juga termasuk pencegahan, sebab risiko penularan HPV relatif tinggi pada perempuan yang sudah aktif secara seksual pada usia kurang dari 20 tahun. Jika sudah terlanjur aktif berhubungan seks, maka dianjurkan untuk melakukan skrining minimal setahun sekali.

Vaksinasi juga termasuk pencegahan yang bersifat primer. Hanya saja karena harganya masih mahal, maka pencegahan sekunde yang bisa dilakukan adalah skrining leher rahim, baik dengan pap smear atau yang lebih murah yakni Inspeksi Asam Asetat (IVA), yang juga populer dengan istilah Intip Vagina Anda.

Saat ini, kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan pada usia produktif setelah kanker payudara. Di Indonesia saja, tiap hari diperkirakan ada 20 orang perempuan meninggal setiap harinya akibat kanker yang menyerang leher rahim ini.




(up/ir)
News Feed