Sebelumnya pernah ada alat yang disebut glucometer untuk mengukur gula dalam darah penderita diabetes. Alat ini menganalisis tetes darah yang diambil dari ujung jari dan dapat memberikan sedikit umpan balik. Namun alat ini tidak terhubung ke Internet untuk menunjukkan hasilnya segera kepada perawat.
The Wall Street Journal, Senin (9/1/212) mereview sebuah alat baru untuk mengetes gula darah bagi penderita diabetes yang akan diluncurkan awal tahun ini.
Alat ini adalah alat pertama dengan teknologi nirkabel yang langsung mengirimkan hasil pembacaan gula darah pasien ke database online dan dapat diakses oleh pasien, dokter yang menangani, pengasuh, atau anggota keluarga pasien.
Alat canggih ini disebut Telcare, dibuat oleh sebuah perusahaan bernama Bethesda di Maryland, AS. Telcare dapat menghasilkan grafik tren atau masalah yang mungkin timbul dan dapat diakses melalui web browser atau aplikasi iPhone.
Sistem ini secara otomatis mengirimkan umpan balik seperti apakah gula darah tinggi atau rendah dan memungkinkan dokter untuk segera meresponnya.
Perangkat Telcare bekerja seperti pengukur gula darah konvensional. Sebuah strip uji dimasukkan ke dalam slot meteran, kemudian jari ditusuk dengan perangkat untuk mendapat setetes darah. Sentuhkan strip dengan tetesan darah dan tunggulah hasil pembacaan gula darah di layarnya.
Perbedaannya dibanding alat konvensional adalah, Telcare segera mengirimkan hasilnya ke database online, di mana pasien atau dokter dapat membacanya melalui situs yang dilindungi password atau lewat aplikasi iPhone. Jika koneksi internet tidak tersedia, maka hasil bacaan akan disimpan dan dapat dikirimkan kembali saat berada dalam jangkauan.
Perangkat Telcare sepintas nampak terlihat seperti ponsel. Tidak seperti kebanyakan alat pengukur glukosa lain, Telcare memiliki layar warna yang besar sehingga dapat menampilkan grafis dan pesan yang informatif.
Salah satu kelemahannya adalah harganya yang terhitung mahal. Satu set Telcare dibanderol seharga 150 US$ mencakup alat ukur, charger, casing dan aksesoris. Biayanya dapat turun menjadi 100 US$ jika berlangganan strip tes selama satu tahun. Stripnya dihargai 56 US$ berisi 50 buah, atau 36 US$ jika berlangganan.
Telcare bukanlah perusahaan pertama yang mencoba mengukur kadar glukosa dalam era modern. Perusahaan bernama Entra Health Systems memiliki alat yang disebut MyGlucoHealth yang mentransmisikan pembacaan glukosa lewat Bluetooth ke ponsel untuk ditransmisikan ke portal online.
Perusahaan lain bernama Sanofi dan AgaMatrix menawarkan pengetesan diabetes lewat iPhone yang disebut iBGStar. Sistem ini belum tersedia di AS, tetapi dijual di beberapa negara lain, dan hasil pengetesan dapat dikirim via email.
Namun meskipun alat-alat ini dianggap nyaman dan akurat, penderita diabetes sebaiknya harus tetap berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis yang lebih kuat.
(pah/ir)










































