Ilmuwan menduga jika penyebabnya diketahui, maka pencegahan kanker payudara bisa lebih efektif. Sementara berbagai penelitian yang bertujuan mencari penyebab kanker payudara fokus pada kanker yang sudah ada. Hal tersebut merupakan sebuah praktik lama yang didasarkan pada asumsi bahwa semua kanker adalah sama.
"Asumsi bahwa semua kanker adalah sama, juga meliputi pengertian sel kanker tumbuh pada tingkat yang sama dan terlihat pada payudara untuk jangka waktu sebelum menyebar. Hal tersebut masuk akal, jika dapat menemukan kanker lebih awal, sehingga dapat menyelamatkan nyawa," kata peneliti seperti dilansir dari TheNewYorkTimes, Kamis (9/2/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi pada dekade selanjutnya, tingkat keberhasilan skrining tetap hampir sama, bahkan dengan pencitraan yang jauh lebih baik. Hasil skrining mamografi rutin terlihat penurunan 15-20 persen dalam mortalitas pada wanita di atas usia 50 tahun.
Setidaknya ada 5 dan mungkin lebih, berbagai jenis tumor payudara, tumbuh dan menyebar pada tingkat yang berbeda. Ada yang begitu agresif bahwa tumor hampir selalu menyebar sebelum terlihat pada mammogram. Tetapi tumor lain, jika dibiarkan saja mungkin tidak pernah menyebar sama sekali dan tidak perlu ditemukan.
Gambaran yang lebih rumit menjelaskan mengapa mamografi belum dapat digunakan untuk menurunkan kematian akibat kanker payudara. Sinar-X menemukan beberapa jenis kanker pada suatu titik yang membuat perbedaan dalam menyelamatkan nyawa, tetapi tidak semuanya.
Peneliti Inggris telah memperkirakan tahun lalu bahwa, satu kematian akibat kanker payudara dapat dicegah untuk setiap 400 wanita usia 50-70 tahun yang diskrining secara teratur selama periode 10 tahun. Sehingga skrining masih dianggap merupakan alat terbaik yang ada saat ini.
Tetapi harus mulai mencari pendekatan lain untuk mengurangi kematian akibat kanker payudara. Seperti pada perkembangan penanganan kanker leher rahim. Pertama, skrining dilakukan dengan pap smear, kemudian sekarang dengan vaksin HPV.
Sehingga perlu dilakukan penelitian yang fokus untuk mengetahui pengetahuan pengobatan dan pencegahan untuk kanker payudara lebih lanjut. Jika penyebab kanker payudara telah ditemukan, maka dapat juga diketahui cara pencegahan paling efektif.
Penelitian mengenai kanker payudara harus terus berlanjut untuk dapat mengetahui peyebabnya hingga dapat ditentukan cara pencegahan yang paling efektif. Maka penelitian mengenai kanker payudara harus bergerak ke tingkat berikutnya, di luar skrining untuk kanker yang sudah ada, bahkan di luar obat, yaitu untuk menemukan penyebabnya.
(del/ir)










































