Bila berkunjung ke Peru, Anda akan banyak menemui kedai atau rumah makan yang bertuliskan 'Extracto de rana' yang dalam Bahasa Indonesia berarti jus kodok.
Jus kodok biasa disebut 'Viagra Peru', karena masyarakat setempat percaya minuman aneh ini sebagai afrodisiak (zat peningkat gairah seks) terbaik, dengan permintaan di pasar lokal yang sangat tinggi di Lima, Peru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat memesan jus kodok, pemilik rumah makan biasanya akan mengambil kodok hidup dari akuarium, kemudian membunuh dan membuat dua sayatan di sepanjang perut untuk mengeluarkan kotoran.
Ia juga akan menambahkan kaldu kacang, madu, tanaman lidah buaya dan beberapa sendok maca, yaitu akar Andes yang juga dipercaya dapat meningkatkan stamina dan gairah seksual.
Setidaknya ada 50 pelanggan per hari di setiap rumah makan yang memesan menu jus kodok, salah satunya adalah Rebeca Borja (58 tahun), ibu rumah tangga yang berasal dari dataran tinggi Lima, Peru. Tak jarang pelanggan yang menganggap jus kodok seperti kopi, yang menjadi ramuan wajib di pagi dan sore hari.
"Ini memberi Anda kekuatan," jelas Rebeca Borja.
(mer/ir)










































