Padahal, mitos ini tidak masuk akal sama sekali. Sakit mata 'menular' karena ada kuman yang menyebar lewat tangan yang suka mengucek mata. Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan benda-benda asing seperti gagang pintu, kunci, gelas dan piring. Kuman yang menempel pada benda-benda ini dapat menginfeksi mata jika tangan yang menyentuh mata tidak bersih.
"Kunci dari kesehatan mata dan tubuh adalah higienis atau kebersihan. Jika memang benar penyakit mata menular lewat pandangan, harusnya saya sering kena dong? Apalagi saya juga memegang mata pasien. Pastikan untuk selalu mencuci tangan setelah menyentuh benda-benda yang berisiko mengandung kuman dan jangan sering mengucek mata," kata dr Gilbert WS Simanjuntak, Sp.M(K), dokter mata dan bedah retina di RS PGI Cikini dalam acara diskusi publik radio KBR68H di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta (10/4/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun terpaksa harus mengucek mata, kuceklah dengan bagian punggung telapak tangan. Sebab bagian tersebut lebih jarang bersentuhan dengan benda-benda yang terkontaminasi kuman," kata dr Gilbert.
Mengucek mata juga sebaiknya jangan sering dilakukan. Cukup memejamkan mata dan biarkan air mata yang akan membersihkan kotoran-kotoran di mata. Air mata mengandung lisosim dan imunoglobulin, zat yang berasal dari sistem kekebalan tubuh untuk membunuh kuman penyakit yang menempel di mata.
"Mengompres mata dengan boorwater akan menyebabkan zat-zat imun ini menjadi encer konsentrasinya dalam air mata. Sebenarnya membasuh muka dengan air bersih saja sudah cukup," kata dr Gilbert.
Dr Gilbert juga menghimbau untuk tidak membiasakan mengompres mata dengan air seduhan daun sirih sebab rentan mengalami infeksi. Yang lebih aman adalah membasuh mata dengan air matang yang jelas-jelas bersih dan tidak mengandung bakteri.










































