8% Mimpi Orang Dewasa Adalah Tentang Seks

8% Mimpi Orang Dewasa Adalah Tentang Seks

Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 24 Apr 2012 19:33 WIB
8% Mimpi Orang Dewasa Adalah Tentang Seks
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta - Mimpi atau bunga tidur bisa dialami oleh siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Tapi sekitar 8 persen dari mimpi yang dialami oleh orang dewasa adalah tentang seks.

Peneliti dari University of Montreal menemukan sekitar 8 persen dari mimpi orang dewasa adalah tentang seks. Hal ini berdasarkan 3.564 mimpi yang terekam dan sekitar 292 mimpi mengandung unsur seksual.

"Hubungan seks adalah tipe mimpi seksual yang paling umum, lalu diikuti oleh berciuman, posisi seks serta fantasi lainnya," ujar Antonio Zadra, PhD yang melakukan studi, seperti dikutip dari WebMD, Selasa (24/4/2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam studi ini Zadra melibatkan 109 perempuan dan 64 laki-laki yang rata-rata berusia 30 tahun dan diminta membuat catatan harian mengenai mimpinya selama 2-4 minggu. Lalu peneliti akan menyelidiki frekuensi serta isi dari mimpi seks tersebut.

"Masturbasi menyumbang sekitar 6 persen dari mimpi seks yang dialami laki-laki serta perempuan, sedangkan orgasme dialami sekitar 4 persen dari semua mimpi seksual," ujar Zadra.

Zadra menuturkan ada beberapa perbedaan mimpi seks antara laki-laki dan perempuan. Salah satunya adalah mimpi seks laki-laki lebih melibatkan karakter yang tidak dikenal atau banyak pasangan.

"Isi dari mimpi seks yang dialami seseorang dapat mencerminkan kebutuhan orang saat ia sadar, berhubungan dengan pengalaman, sikap dan juga masalah yang berkaitan dengan seksualitas," ungkapnya.

Beberapa mimpi seks mungkin hanya merupakan pemenuhan keinginan yang tidak dapat terpenuhi dalam kehidupan nyata. Namun, mimpi mengenai seks juga biasanya memiliki arti yang lebih kompleks, yang mencerminkan keinginan pribadi dan ketakutan atau kecemasan

Hasil temuan yang dilaporkan di Minneapolis dalam jurnal Sleep ini dibiayai oleh American Academy of Sleep Medicine and the Sleep Research Society.






(ver/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads