Hasil foto sinar-X dan gambar berkualitas rendah nampaknya akan ketinggalan zaman. Di masa depan, foto rontgen dengan aliran darah dan serat-serat otot lebih mudah terpotret.
Dalam dunia kedokteran, teknologi pencitraan terus berkembang dan memberikan gambar yang dinamis. Di masa depan, foto rontgen 3 dimensi pun bisa digunakan dokter untuk mengobati penyakit.
Pencitraan medis terus berkembang, tidak hanya membuat foto rontgen tetapi menciptakan model 3 dimensi (3D) dari pasien atau penyakit. Hanya dalam beberapa tahun, kemajuan ini telah membentuk bagaimana operasi dan pengobatan penyakit bisa dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dengan kemajuan teknologi, kelak dokter bisa melihat citra aliran darah yang bergerak atau jantung yang berdetak secara 3 dimensi.
Studi tentang kemajuan pencitraan medis yang menakjubkan dilakukan oleh Charl Botha, PhD, dari Delft University of Technology di Belanda. Tidak hanya memiliki citra medis yang berkembang pesat di beberapa tahun terakhir, pencitraan di masa depan akan terlihat lebih jelas dan lebih maju.
Beberapa kemajuan pencitraan medis yang sudah akrab antara lain seperti scanner Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Computed Tomography (CT).
"MRI dan CT telah memungkinkan untuk membuat model 3D dari pasien, namun scanner CT baru dapat mengambil data gambar dalam satu detik untuk membuat video 3D dari jantung yang berdetak," jelas peneliti, seperti dilansir medicaldaily, Senin (11/6/2012).
Yang ada saat ini, kejelasan dan kemampuan untuk membedakan antara gambar jaringan dan tumor tidak persis seperti bagaimana manusia membaca dalam kehidupan nyata.
Hal ini akan berubah dengan pencitraan baru yang berfokus pada difusi air yang melalui tubuh dan jaringan. Teknik pencahayaan yang lebih baik juga akan membuat foto-foto realistis dari apa yang ada di dalam tubuh manusia.
Teknik yang melibatkan difusi air ini bisa membantu dokter memeriksa gambar bagian tubuh yang sulit seperti serat otot. Teknik ini dapat membantu dokter lebih memahami sistem saraf dan cara bergerak tubuh manusia.
Kemajuan pencitraan lain telah terjadi pada tingkat molekuler, memungkinkan peneliti untuk mendapatkan gambaran sekilas tentang asal-usul penyakit atau tumor. Kemajuan ini dapat membantu dokter mendeteksi penyakit lebih awal dari sebelumnya dan akan menyelamatkan hidup orang banyak di masa depan.
Namun meskipun kemajuan ini terlihat mengesankan, pencitraan medis sebenarnya telah maju lebih jauh untuk merinci permukaan objek.
Di bidang data medis topologi, citra dapat menggambarkan realistis organ dan membiarkan dokter memahami bentuk organ, yang sangat membantu prosedur bedah. Di atas segalanya, kemajuan pencitraan telah membiarkan dokter menggunakan teknik pencahayaan yang menyediakan foto-realisme, jaringan terlihat merah cerah dan tulang benar-benar terlihat seperti tulang.
Di masa depan, peneliti berharap teknik pencitraan dapat dikembangkan untuk menunjukkan kemajuan penyakit. Kemajuan citra lain mungkin dapat membantu membuat gambar potensi hasil bedah.











































