Gel tersebut terletak di dalam ujung sarung kondom dan dapat menembus kulit dengan cepat untuk meningkatkan aliran darah dan mempercepat ereksi.
Gel tersebut bernama Zanifil yang didasarkan pada nitrogliserin yang sering digunakan untuk mengobati nyeri dada dan gagal jantung sejak abad ke-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir dari health.india, Rabu (13/6/2012), kondom yang dikenal sebagai CSD500 ini akan mulai dipasarkan di seluruh negara-negara Eropa pada bulan Agustus 2012. Cara pemakaiannya sama seperti kondom konvensional.
Peneliti melakukan percobaan klinis untuk membandingkan CSD500 dengan kondom standar lainnya.
Sebagian besar penguji melaporkan bahwa ada peningkatan ereksi ketika menggunakan CSD500, sementara banyak wanita melaporkan bahwa penggunaan kondom jenis tersebut dapat membuat pasangannya lebih tahan lama di ranjang.
Seorang juru bicara Futura menyatakan bahwa potensi komersial dari CSD500 jelas manfaatnya terhadap pria yang memiliki disfungsi ereksi.
Namun, CSD500 berbeda dengan obat disfungsi ereksi, karena viagra khusus ditujukan untuk pria yang berjuang untuk mempertahankan ereksi sekaligus mendapatkan perlindungan yanga aman dari pemakaian kondom.










































