Makin Besar Payudara Makin Besar Risiko Kankernya

Makin Besar Payudara Makin Besar Risiko Kankernya

- detikHealth
Kamis, 05 Jul 2012 11:37 WIB
Makin Besar Payudara Makin Besar Risiko Kankernya
(Foto: thinkstock)
California - Banyak wanita yang mengidam-idamkan memiliki payudara besar karena dianggap lebih seksi. Tapi tahukah Anda bahwa semakin besar payudara semakin besar pula risiko kankernya?

Hal ini berdasarkan hasil studi genetik, yang menghubungkan ukuran payudara dengan risiko terkena kanker. Pada studi yang dilakukan terhadap 16.000 wanita ini, peneliti menemukan mutasi genetik yang terkait dengan ukuran payudara juga terkait dengan penyakit.

Kode genetik dari partisipan wanita (semua berasal dari Eropa) dibaca oleh ilmuwan melalui jutaan mutasi kecil di DNA yang disebut dengan single-nucleotide polymorphisms. 7 mutasi genetik sangat terkait dengan ukuran payudara, sedangkan 3 diantaranya juga terkait dengan kanker payudara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah link pertama yang cukup besar antara ukuran payudara dan kanker, tetapi masih butuh banyak penelitian lebih lanjut sebelum bisa dianggap konkret," jelas Dr Nicholas Eriksson, dari perusahaan genetik 23andMe yang berbasis di California, seperti dilansir Dailymail, Kamis (5/7/2012).

Peneliti juga menemukan ada hubungan antara hormon seks estrogen yang dapat memicu pertumbuhan kelenjar susu pada payudara dan kanker.

Wanita dengan payudara besar memiliki banyak kelenjar susu. Sedangkan kanker payudara paling banyak berasal dari kelenjar. Makin banyak kelenjarnya, otomatis peluang untuk diserang kanker juga semakin besar. Karenanya tidak salah apabila dikatakan bahwa makin besar ukuran payudara maka risiko kanker juga makin besar.

Selain itu, semakin gemuk wanita maka payudaranya pun semakin besar dan hormon estrogennya juga semakin banyak. Maka tidak heran bila kegemukan merupakan salah satu faktor risiko mudahnya wanita diserang kanker payudara.

Namun bukan berarti wanita berpayudara kecil aman dari risiko kanker. Risiko kanker tetap mengintai pada orang-orang yang tidak bisa menerapkan hidup sehat, tak terkecuali pria. Kenyataannya pria sekalipun bisa kena kanker payudara meski risikonya jauh lebih kecil.

Oleh karena itu, rajin-rajinlah melakukan pemeriksaan setidaknya dengan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) bisa dilakukan dengan cara berikut:
  1. Perhatikan payudara dengan posisi kedua tangan di atas kepala kemudian kedua tangan di pinggang.
  2. Angkat tangan kiri ke atas kepala.
  3. Gunakan permukaan jari yang rata untuk meraba atau menekan payudara serta pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Pola yang digunakan bisa dengan gerakan arah memutar, gerakan arah naik dan turun atau arah keluar dan masuk area puting. Usahakan menggunakan gerakan yang sama setiap bulannya.
  4. Menekan setiap puting dengan lembut dan memperhatikan apakah ada cairan yang keluar.
  5. Memeriksa daerah antara payudara dan ketiak serta payudara dan tulang dada sambil berbaring.
  6. Mengulangi semua langkah tersebut untuk payudara yang sebelah kanan.

SADARI merupakan deteksi yang tidak perlu mengeluarkan biaya dan sekitar 80 persen kanker payudara diketahui melalui SADARI.





(mer/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads