1. Dasi
|
(Foto: thinkstock)
|
Kerah yang kecil akan membatasi gerakan leher dan meningkatkan ketegangan otot di punggung dan bahu. Yang lebih parah lagi, karena tidak dicuci sesering pakaian lainnya, dasi bisa penuh dengan kuman penyakit.
2. Ikat pinggang
|
(Foto: thinkstock)
|
3. Sepatu hak tinggi
|
(Foto: thinkstock)
|
"Semakin tinggi tumit sepatu, maka semakin besar berat badan yang dilemparkan ke depan dan ditempatkan pada kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit. Kuncinya adalah membatasi pemakaian stiletto atau pakai sepatu dengan lengkungan yang kuat dan distribusi berat badan yang baik," kata John E. Mancuso, ahli penyakit kaki dari New York.
4. Celana jeans ketat
|
(Foto: thinkstock)
|
Kesemutan dan mati rasa merupakan gejala yang menyertai meralgia paresthetica, yakni ketika saraf mengalami tekanan berlebih seperti diperas. Saat mengenakan jins ketat, dampak yang paling terasa adalah pada saraf-saraf yang ada di bagian depan paha atas.
5. Piercing atau tindik tubuh
|
(Foto: thinkstock)
|
Komplikasi bervariasi tergantung pada bagian badan yang ditindik, bahan yang digunakan, pengalaman praktisi yang menindik, kebersihan alat dan perawatan setelah ditindik. Infeksi merupakan komplikasi yang paling umum, diikuti oleh alergi, perdarahan, jaringan parut dan gangguan saat menjalani prosedur medis, seperti ronsen dan USG.
Halaman 2 dari 6











































