Jumat, 03 Agu 2012 07:12 WIB

Porsi Makan Atlet Olimpiade Sungguh Luar Biasa Tapi Tak Bikin Gemuk

- detikHealth
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Atlet olimpiade makan makanan yang jumlahnya hampir tak bisa dikonsumsi orang biasa. Sebagai contoh, rahasia penampilan luar biasa dari perenang Michael Phelps pada Olimpiade Beijing 2008 adalah konsumsi 12.000 kalori dalam sehari. Tapi meski makan banyak mereka tak gemuk.

Keri Glassman, seorang pakar diet terdaftar dan pendiri Nutritious Life Meals mengatakan atlet yang hebat bukan cuma banyak latihan. Prestasi dan performa atlit olimpiade juga harus ditunjang oleh nutrisi yang tak main-main.

Atlet butuh makan banyak tapi harus tetap menjaga agar berat badannya tetap stabil dan langsing. Apalagi banyak atlet yang jadi bintang iklan yang performa tubuhnya harus ramping.

Jika perenang Michael Phelps mengonsumsi 12.000 kalori dalam sehari. Atlet lain mengisi bahan bakarnya dengan makanan seperti satu pon pasta dengan minyak zaitun (sekitar 800 kalori), selusin telur (sekitar 840 kalori), satu cup es krim brownies cheesecake (sekitar 1.000 kalori) dan pizza (sekitar 2.000 kalori).

Para atlet bisa makan makanan semacam ini dan tidak mengalami penambahan berat badan karena latihan mereka sangat intens.

Menurut Glassman, latihan yang dilakoni Phelps dapat membakar 4.000-6.000 kalori perharinya dan kalori-kalori itu harus diisi ulang agar ia bisa berlatih kembali keesokan harinya.

"Sama halnya dengan orang-orang pada umumnya, tubuh atlet juga membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan cairan sebagai 'bahan bakar' untuk berlatih. Makan dengan komposisi yang tepat juga membantu atlet menunda kelelahan sehingga bisa berlatih lebih keras, apalagi jika beberapa diantara mereka menargetkan rekor tertentu dan pulih lebih cepat," ujar Glassman seperti dilansir dari abcnews, Jumat (3/8/2012).

Rahasia Ngemil

Uniknya, sejumlah atlet mengaku mengonsumsi makanan yang tak lazim untuk meningkatkan performanya.

Yohan Blake, pelari asal Jamaika dan juara dunia 100 meter telah membuat gebrakan dengan mengungguli pelari nomor satu dunia Usain Bolt di trek percobaan olimpiade.

Ketika ditanya tentang bagaimana cara mendapatkan stamina seperti itu, Blake mengaku makan 16 pisang perhari. Pisang sendiri mengandung sekitar 100 kalori perbuahnya.

Lain Blake lain pula Jonathan Horton, pesenam dari AS yang ternyata mengidap masalah gula darah. Namun Horton menggunakan madu sebagai solusinya. Ketika Horton mulai merasa gemetar di gym, ia langsung menenggak madu untuk meningkatkan energinya.

Menurut Horton, ketika diminum gula dalam madu bergegas menuju ke darahnya dan ia pun merasa luar biasa untuk beberapa jam berikutnya. Jika Anda ingin mencoba hal yang sama, gunakan madu alami saja.

Kerry Walsh, peraih dua medali olimpiade asal AS dan pemain voli pantai makan banyak selai almond dan sandwich madu sepanjang hari, terutama sebelum ia turun untuk berkompetisi.

Selai almond sarat dengan nutrisi penambah daya tahan tubuh seperti protein plus lemak sehat. Protein membantu mencegah lelah otot dan munculnya rasa lapar saat latihan. Hal ini karena lemak sehat yang ada di dalam selai almond kaya akan kalori dan menyediakan energi selama berjam-jam.

Jika ingin mencoba, Anda juga bisa mengkombinasikan karbohidrat kompleks seperti roti gandum bakar dengan selai almond sebagai cemilan kaya energi sebelum latihan.

Makanan Pemulihan

Lalu apa makanan terbaik yang dikonsumsi para atlet olimpiade untuk memulihkan kondisi tubuhnya pasca berkompetisi?

"Pesenam AS, Aly Raisman memulihkan dirinya dengan minum susu coklat karena kandungan karbohidrat dan proteinnya yang tinggi," ungkap Glassman.

Namun berbeda bagi perenang Ryan Lochte, makanan pemulihnya adalah dada ayam panggang dengan saus Alfredo, spaghetti dengan gandum utuh dan salad plus jus lemon dan minyak zaitun.

"Lochte yang baru saja mengaku berhenti makan junk food, permen dan soda telah menjalani latihan kekuatan tingkat tinggi, termasuk membolak-balik ban traktor, menyeret rantai galangan kapal dan melempar tong bir," kata Glassman.

Tak heran jika makanan pemulihan Lochte sebanyak itu karena kesemuanya memang mengandung makronutrien yang dibutuhkan olehnya.

Glassman juga menyebutkan sejumlah makanan pemulih lain yang biasa dikonsumsi para atlet olimpiade, diantaranya:
- Jus acar.
Jus yang terasa asin sekaligus gurih itu mengandung seluruh nutrisi penting seperti sodium, potassium dan magnesium dosis tinggi. Sodium juga mencegah kram otot.

- Kue tart ceri.
Antioksidan yang ada dalam jus ceri juga mampu menekan enzim penyebab peradangan tubuh akibat tekanan olahraga.

- Jus bit.
Jus ini merupakan salah satu makanan pemulihan terpenting bagi para atlit olimpiade untuk membangkitkan performanya kembali, ungkap Glassman. Jus bit kaya akan nitrat yang akan membantu otot menggunakan oksigen secara lebih efisien.




(ir/ir)