Tanda-tanda Orang Sakit Mental yang Luput dari Perhatian

Tanda-tanda Orang Sakit Mental yang Luput dari Perhatian

Linda Mayasari - detikHealth
Kamis, 16 Agu 2012 15:04 WIB
Tanda-tanda Orang Sakit Mental yang Luput dari Perhatian
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Tubuh dapat merespons kondisi mental yang bermasalah seperti stres, kecemasan dan depresi dengan menunjukkan gejala-gejala kesehatan tertentu.

Jangan mengabaikan gejala kesehatan tersebut karena kondisi mental seseorang dapat lebih parah jika tidak segera diatasi.

Berikut adalah 6 gejala kesehatan yang mengindikasikan gangguan terhadap kondisi mental seseorang namun seringkali diabaikan seperti dilansir sheknows, Kamis (16/8/12):

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Terlalu banyak tidur

Tidur sangat penting untuk mengatur emosi seseorang. Seseorang yang terlalu banyak tidur, mungkin merasa seolah-olah kehabisan waktu dalam sehari atau kehilangan momen-momen penting dalam hidupnya sehari-hari.

Tidur terlalu banyak sering merupakan gejala depresi, tetapi juga dapat terkait dengan masalah medis lainnya.

Jika Anda tidur lebih dari 8 jam sehari, tetapi tetap merasa belum mendapatkan manfaat beristirahat, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter.

2. Tidak cukup tidur

Gejala umum dari masalah depresi dan kecemasan juga ditunjukkan dengan gangguan tidur, seperti insomnia, sulit tertidur dan bangun di malam hari.

Kurangnya jam tidur juga dapat berkaitan dengan kondisi sleep apnea atau pernapasan terhenti berulang kali selama tidur dan ketidakseimbangan hormon.

3. Kecemasan

Seseorang yang kondisi mentalnya terganggu kadang akan merasa seolah-olah mengalami serangan jantung karena detak jantung berpacu lebih cepat dari biasanya. Sementara itu seseorang juga bisa terserang kepanikan.

4. Sakit perut

Sakit perut juga dapat menjadi gejala dari stres atau kecemasan. Sakit perut yang disebabkan oleh kecemasan akan membaik atau hilang sepenuhnya jika kecemasan telah diatasi secara efektif.

5. Sakit kepala

Terlalu sering stres dan mengalami situasi ketegangan dapat menyebabkan sakit kepala. Jika Anda merasakan nyeri hebat di kepala karena pikiran yang terlalu penat karena stres, segera periksakan kondisi Anda ke dokter.

Belajar mengatasi stres adalah cara yang paling efektif untuk meringankan sakit kepala karena ketegangan.

6. Suasana hati berubah-ubah

Kesehatan mental seseorang juga dapat diindentifikasi melalui suasana hatinya. Mood yang selalu berubah-ubah dengan cepat merupakan salah satu gejala gangguan kesehatan mental yang tidak boleh diabaikan.

(ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads