The Health Protection Agency mengungkapkan seorang laki-laki meninggal di rumah sakit di Blackpool, Inggris setelah heroin yang disuntikan terinfeksi bakteri antraks. Heroin atau zat lain yang tercampur paling mungkin terkena infeksi fatal.
Serangkaian kasus kematian di Eropa muncul sejak awal Juni dan kematian pada pengguna narkoba di Skotlandia terjadi bulan lalu. Sumber infeksi yang mengkontaminasi heroin ini masih belum jelas apakah akibat kasus yang terjadi di Inggris terkait wabah di Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penularan dari hewan ke manusia ini biasanya terjadi ketika seseorang menghirup atau menelan spora dari antraks. Tapi penularan ini tidak bisa terjadi dari orang ke orang. Sedangkan pada kasus antraks di pengguna narkoba kemungkinan karena heroin terkontaminasi oleh spora antraks yang bisa bertahan selama beberapa tahun.
"Ada kemungkinan kasus-kasus lebih lanjut ditemukan pada orang-orang yang menyuntikkan narkoba, pasien in datang ke bagian gawat darurat dengan gejala sugestif dari antraks," ujar Dr Dilys Morgan, HPA expert in zoonotic infections, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (18/8/2012).
Dr Morgan menuturkan antraks bisa disembuhkan jika segra diobati. Untuk itu penting bagi para profesional medis mengetahi tanda-tanda dan gejala yang muncul sehingga tidak ada penundaan dalam pemberian pengobatan yang diberikan.
Saat ini diketahui ada 7 kasus infeksi antraks yang sudah dikonfirmasin sejak Juni yaitu 1 di Skotlandia, 3 di Jerman, 2 di Denmark dan 1 di Perancis. Sedangkan kasus antraks dipengguna heroin terjadi sejak tahun 2009-2010 yang merenggut 14 nyawa.
(ver/ir)











































