Ahli mikrobiologi dari PT Yakult Indonesia Persada, Jimmy Hariantono, PhD mengatakan bahwa manfaat probiotik memang paling bagus kalau tidak dipanaskan. Meski begitu, pengolahan dan bahkan pemanasan tidak akan banyak mengurangi manfaatnya asal masih dengan suhu rendah.
"Probiotik diolah tidak masalah asal dengan suhu rendah, yang tidak dianjurkan itu kalau direbus karena bakteri baiknya akan banyak berkurang," kata Jimmy dalam coaching clinic di KidZania-Jakarta, Mal Pasific Place, SCBD, Selasa (28/8/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jimmy mencontohkan, sebuah restoran di Jakarta menyajikan minuman probiotik dengan cara di-mix atau dijus dengan buah-buahan misalnya pisang atau apel. Cara ini menurutnya bagus, tidak mengurangi kandungan bakteri baik yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan.
Di dalam tubuh, probiotik atau bakteri baik membantu sistem pencernaan untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme. Dikatakan oleh jimmy, manusia memiliki tak kurang dari 100 triliun mikroorganisme di dalam usus yang terdiri dari mikroorganisme baik maupun jahat.
Agar bisa hidup di saluran pencernaan, probiotik membutuhkan makanan yang disebut dengan prebiotik. Bagi manusia, prebiotik yang merupakan serat kompleks tidak dicerna namun bisa diurai dan dimakan oleh mikroorganisme probiotik agar jumlahnya tetap bisa mengimbangi mikroorganisme jahat.
(up/ir)











































