Racun Bisphenol A (BPA) merupakan salah satu campuran plastik yang selama ini ditakuti para pria karena bisa merusak sperma dan meningkatkan risiko kanker. Bahan yang sama juga dipakai dalam kertas thermal atau lebih dikenal sebagai kertas struk belanja.
Baru-baru ini, para ilmuwan di Washington State university mengungkap bahwa BPA tidak cuma mempengaruhi kesuburan para lelaki tetapi juga perempuan. Pertumbuhan sel telur dan janin di dalam kandungan bisa terganggu, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kesuburan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paparan BPA yang terus menerus juga membuat sel telur di dalam sistem reproduksi tidak terlapisi dengan baik. Padahal untuk bisa matang dan tumbuh dengan sempurna, sel telur harus punya lapisan tertentu sebagai pelindung yang disebut folikel.
"Ini tidak baik karena sama saja membuang-buang sel telur. Muncul juga kekhawatiran apakah ini bisa memperpendek usia reproduksi," kata Patricia Hunt, ahli genetika dari Washington State University seperti dikutip dari Healthday, Selasa (25/9/2012).
Namun sejauh ini, hasil penelitian ini belum menjadi kesimpulan final. Selain baru bisa diamati pada simpanse, diakui sendiri oleh para peneliti bahwa kaitan antara BPA dengan kerusakan reproduktif belum tentu merupakan hubungan sebab akibat.
(up/ir)










































