Begini Cara Bikin Obat Generik

Begini Cara Bikin Obat Generik

- detikHealth
Selasa, 25 Sep 2012 14:27 WIB
Begini Cara Bikin Obat Generik
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta - Selama ini masih banyak masyarakat yang meragukan kualitas dari obat generik. Untuk itu tak ada salahnya jika mengintip bagaimana 'dapur' pembuatan obat generik ini.

"Obat branded dan generik menggunakan bahan dan mesin yang sama," ujar Kahar Gentar, S.Si, Apt dalam acara kunjungan pabrik Dexa Medica di Palembang, Senin (24/9/2012).

Kahar menuturkan tahapan yang dilalui sama yaitu mulai dari bahan baku, penyimpanan logistik, proses produksi, lalu memastikan kualitas dari produk melalui pemeriksaan QA/QC hingga akhirnya obat didistribusikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut tahapan yang harus dilalui hingga akhirnya menjadi obat generik yaitu:

1. Logistik
Untuk logistik ini dibagi berdasarkan jenis dari zat itu sendiri yaitu:
- Suhu dingin sekitar 2-8 deeajat celsius untuk bahan aktif yang Peka terhadap suhu.
- Suhu sejuk kurang dari 25 derajat celsius untuk bahan aktif kapsul.
- Suhu kamar kurang dari 30 derajat celsius untuk bahan aktof dan juga bahan kemasan.
- Ruang khusus untuk bahan psikotropika.
- Ruang untuk bahan mudah terbakar /seperti alkohol dan juga reagen atau larutan.

2. Produksi
Dalam proses ini perlu desain sistem tata ruang tertentu, sistem transfer secaea tertutup dan juga proses pencucian dan validasinya.

"Dari satu proses ke proses lainnya tertutup atau antar mesin sehingga tidak melibatkan manusia, serta ada beberapa mesin yang digunakan untuk beberapa item (obat) jadi pastikan kebersihan biar nggak ada kontaminasi," ungkapnya.

3. Quality control
Kontrol kualitas ini dimulai sejak bahan baku datang, proses produksi sampai menjadi obat jadi. Pengujian yang dilakukan melibatkan kimia dan mikrobiologi serta stabilitasnya.

Saat produk sudah jadi baik tablet atau kapsul lanjut ke primary packaging (obat kontak langsung dengan kemasan) lalu baru ke secondary packaging (kemadan dus), hingga akhirnya obat disimpan sebelum didistribusikan.

"Bahan baku sekitar 99 persen dari luar, kita ada tapi gradenya bukan untuk obat jadi nggak bisa, tapi kalau kemasan semua dari Indonesia," ujar Kahar.

Hal ini karena pabrik hulu untuk bahan baku obat saat ini tidak ada, kemungkinan karena tantangan akan lebih kompleks dalam produksi bahan baku obat seperti harus ekstraksi. Serta kejelasan tanda pengenal adalah hal yang penting untuk farmasi.

Gunawan Lukman selaku Direktur Operasional Pabrik Dexa Medica Palembang menuturkan bahwa produksinya telah mendapatkan sertifikan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001 untuk menjamin mutu, lingkungan, kesehatan serta keselamatan.

(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads