Isabel Gonzales datang ke Viviana's Body Secrets Spa di Doral, Florida pada Juli 2012 lalu untuk melakukan prosedur peremajaan kulit dengan cara menerima suntikan vitamin di wajahnya seharga 900 Dollar AS atau setara dengan Rp 8.628.300.
Saat itu Gonzales menerima suntikan di titik antara alis, di sudut ujung bibirnya serta di kedua sisi dari dagu bagian bawahnya. Tapi karena tak ada perubahan, sekitar 2 minggu kemudian ia datang lagi dan diberikan suntikan selanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter yang merawatnya pun memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap kondisi Isabel karena ditakutkan wajahnya akan mengalami kecacatan permanen akibat dari prosedur ini.
Pemilik spa, Viviana Ayala telah ditangkap dengan tuduhan melakukan praktek kedokteran ilegal akibat tidak memiliki lisensi, serta ia tidak terlatih atau bersertifikat untuk memberikan suntikan di wajah. Namun ia membantah semua tuduhan terhadap dirinya tersebut.
Dampak buruk yang diterima pasien setelah melakukan tindakan ilegal bukanlah yang pertama kali, sebelumnya ada banyak kasus yang ditemui seperti komplikasi serius akibat suntikan botoks ilegal.
Meningkatnya jumlah orang yang mencari prosedur kosmetik seperti botox, chemical peeling atau laser skin resurfacing telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para ahli, karena banyak dari pasien ini tidak sadar akan risiko yang mungkin timbul.
"Prosedur ini pada dasarnya aman, namun harus dilakukan oleh para profesional terlatih yang dilengkapi dengan fasilitas yang benar," ujar Dr Leo R McCafferty, ahli bedah plastik dan presiden dari American Society for Aesthetic Plastic Surgery, seperti dikutip dari ABCNews, Jumat (5/10/2012).
Beberapa spa kadang memiliki prosedur ini tapi sebagian besar tidak bisa menjamin pengawasan yang tepat. Untuk itu pastikan terlebih dahulu tempatnya dan siapa yang melakukan prosedur.
(ver/ir)











































