1. Richard Lee Norris
(dok. University of Maryland Medical Center)
|
Wajah ganteng Richard Lee Norris (37 tahun) rusak parah pasca kecelakaan senjata pada tahun 1997. Ia harus menghabiskan hidupnya dengan menyendiri selama 15 tahun karena merasa malu.
Tapi kini ia bisa bernapas lega. Setelah operasi yang berlangsung 36 jam pada Maret lalu, ia berhasil mendapatkan wajah barunya. Operasi ini merupakan yang paling ekstensif karena mencakup transplantasi gigi, lidah, rahang bawah dan atas, serta semua jaringan wajah dari tengkorak hingga bagian bawah leher.
2. Dallas Wiens
Dallas Wiens (dok. abc news dan reuters)
|
Dallas Wiens menderita luka bakar mengerikan dalam sebuah kecelakaan kerja di AS pada 3 tahun lalu. Meski nyawanya selamat, pekerja konstruksi itu harus kehilangan mata, hidung dan bibir yang membuat mukanya rata.
Tapi setelah menjalani hidup dengan wajah rata yang terlihat sangat aneh dan menakutkan, kini Wiens yang berusia 27 tahun sudah bisa lega. Sebuah operasi tranplantasi (cangkok) muka secara penuh berhasil mempermak wajah Wiens menjadi wajah manusia dengan indra lengkap seperti mata, hidung dan mulut.
3. Charla Nash
Charla Nash (dok. reuters)
|
Charla Nash, perempuan 58 tahun asal Amerika Serikat itu diserang monyet seberat 91 kg yang dipelihara seorang temannya pada tahun 2009. Akibat amukan monyet tersebut, Nash kehilangan tangan dan mengalami kerusakan parah di wajah terutama bibir, hidung dan mata.
Dua tahun kemudian, tepatnya Mei 2011 Nash mendapatkan donor organ yang menyumbangkan mata, tangan dan material lain untuk mengembalikan wajahnya yang sudah tidak berbentuk.
4. James Maki
James Maki (dok. Brigham and Womens Hospital)
|
James Maki (59 tahun) mengalami luka bakar parah di wajah dan lengan kanan pada tahun 2005, ketika ia jatuh ke sebuah kereta api listrik pada platform kereta bawah tanah Boston.
Setelah kecelakaan itu, luka Maki awalnya diperbaiki dengan peregangan kulit dari pipinya, untuk menutupi bagian wajahnya yang telah terbakar habis. Meskipun perawatan medis prosedur transplantasi wajahnya cukup kompleks, Maki hanya mengalami dua penolakan jaringan kecil dan dokter berhasil mengobatinya dengan obat steroid.
5. Pria dengan wajah penuh tumor
(dok. the lancet)
|
Dokter Prancis dalam jurnal medis The Lancet menggambarkan transplantasi wajah mayor yang dilakukan pada seorang pria 29 tahun dengan tumor yang tampak mengerikan.
Sejauh ini, operasi yang dilakukan pada tahun 2007 untuk menggantikan sebagian besar wajah pria itu berjalan sukses. Pria yang tak disebutkan namanya itu kini dapat berkomunikasi lebih baik dan tidak mengalami penolakan jaringan wajah donor.
Wajah ganteng
Richard Lee Norris (37 tahun) rusak parah pasca kecelakaan senjata pada tahun 1997. Ia harus menghabiskan hidupnya dengan menyendiri selama 15 tahun karena merasa malu.
Tapi kini ia bisa bernapas lega. Setelah operasi yang berlangsung 36 jam pada Maret lalu, ia berhasil mendapatkan wajah barunya. Operasi ini merupakan yang paling ekstensif karena mencakup transplantasi gigi, lidah, rahang bawah dan atas, serta semua jaringan wajah dari tengkorak hingga bagian bawah leher.
Dallas Wiens menderita luka bakar mengerikan dalam sebuah kecelakaan kerja di AS pada 3 tahun lalu. Meski nyawanya selamat, pekerja konstruksi itu harus kehilangan mata, hidung dan bibir yang membuat mukanya rata.
Tapi setelah menjalani hidup dengan wajah rata yang terlihat sangat aneh dan menakutkan, kini Wiens yang berusia 27 tahun sudah bisa lega. Sebuah operasi tranplantasi (cangkok) muka secara penuh berhasil mempermak wajah Wiens menjadi wajah manusia dengan indra lengkap seperti mata, hidung dan mulut.
Charla Nash, perempuan 58 tahun asal Amerika Serikat itu diserang monyet seberat 91 kg yang dipelihara seorang temannya pada tahun 2009. Akibat amukan monyet tersebut, Nash kehilangan tangan dan mengalami kerusakan parah di wajah terutama bibir, hidung dan mata.
Dua tahun kemudian, tepatnya Mei 2011 Nash mendapatkan donor organ yang menyumbangkan mata, tangan dan material lain untuk mengembalikan wajahnya yang sudah tidak berbentuk.
James Maki (59 tahun) mengalami luka bakar parah di wajah dan lengan kanan pada tahun 2005, ketika ia jatuh ke sebuah kereta api listrik pada platform kereta bawah tanah Boston.
Setelah kecelakaan itu, luka Maki awalnya diperbaiki dengan peregangan kulit dari pipinya, untuk menutupi bagian wajahnya yang telah terbakar habis. Meskipun perawatan medis prosedur transplantasi wajahnya cukup kompleks, Maki hanya mengalami dua penolakan jaringan kecil dan dokter berhasil mengobatinya dengan obat steroid.
Dokter Prancis dalam jurnal medis The Lancet menggambarkan transplantasi wajah mayor yang dilakukan pada seorang pria 29 tahun dengan tumor yang tampak mengerikan.
Sejauh ini, operasi yang dilakukan pada tahun 2007 untuk menggantikan sebagian besar wajah pria itu berjalan sukses. Pria yang tak disebutkan namanya itu kini dapat berkomunikasi lebih baik dan tidak mengalami penolakan jaringan wajah donor.
(mer/ir)