Ini Kulit Kepala Lho Bukan Otak!

Ini Kulit Kepala Lho Bukan Otak!

Vera Farah Bararah - detikHealth
Jumat, 19 Okt 2012 11:05 WIB
Ini Kulit Kepala Lho Bukan Otak!
(dok: New England Journal of Medicine)
Jakarta - Normalnya kulit kepala manusia terlihat mulus tanpa ada benjolan-benjolan. Tapi seorang laki-laki memiliki kondisi langka yang membuat kulit kepalanya terlihat seperti menyerupai otak manusia.

Laki-laki berusia 21 tahun ini memiliki kulit kepala yang berbeda dengan lainnya, bagian sel abu-abu dari otak terlihat seperti terdorong ke permukaan. Bagian yang menonjol ini jadi tebal dan membentuk lipatan-lipatan.

Laki-laki yang tidak diketahui namanya ini telah menderita cutis verticis gyrate sejak ia berusia 19 tahun. Kondisi ini memang lebih sering ditemui pada laki-laki dan tidak diketahui penyebabnya, meski kadang bisa muncul bersamaan dengan skizofrenia dan kejang-kejang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah kondisi yang jinak dan didasari oleh estetika," ujar Dr Karen Schons yang merawat pasien ini di Santa Maria, Brazil, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (19/10/2012).

Meskipun kondisi ini membuat laki-laki tersebut terlihat aneh, tapi dokter mengatakan umumnya pasien tidak sadar mengenai kondisinya tersebut dan tidak perlu diobati.

"Ada metode bedah yang bisa memperbaiki beberapa bentuk yang tidak normal tersebut, tapi prosedur ini bisa membuat penderita mengalami pengurangan kulit kepala," ujar Dr Schons.

Cutis verticis gyrata (CVG) adalah istilah deskriptif untuk kondisi kulit kepala yang berbentuk seperti lipatan berbelit-belit dan lubang galian. Bentuk ini didapat dari kulit kepala yang menebal dan menyerupai pola cerebriform atau seperti otak.

Kondisi ini dikenal dengan sebutan cutis verticis gyrata pertama kali pada tahun 1907. Namun pada 1953, Polan dan Butterworth membagi cutis verticis gyrata ke dalam bentuk primer dan juga sekunder.

Cutis verticis gyrata dikatakan primary essential jika tidak ada kelainan lain yang ditemukan, namun kondisi ini sangat langka. Sedangkan cutis verticis gyrata primary nonessential jika dikaitkan dengan kondisi lain seperti defisiensi mental, cerebral palsy, epilepsi, skizofrenia, tuli, atau kelainan lain.

(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads