Pria Ini Kena Sindrom Langka, Sendi dan Tulang Mudanya Menghitam

Pria Ini Kena Sindrom Langka, Sendi dan Tulang Mudanya Menghitam

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 07 Nov 2012 12:30 WIB
Pria Ini Kena Sindrom Langka, Sendi dan Tulang Mudanya Menghitam
dok: Foxnews
Jakarta -

Tulang dan persendian seharusnya berwarna putih. Namun gara-gara penyakit langka, seorang laki-laki yang dirahasiakan identitasnya mengalami perubahan warna di bagian tersebut. Sendi, tulang muda dan bahkan matanya berubah jadi hitam.

Seorang laki-laki berusia 52 tahun mengalami kondisi langka yang membuat sendi dan tulang mudanya berwarna hitam. Perjuangan laki-laki yang tidak disebutkan namanya ini dalam mengatasi penyakitnya dimuat dalam edisi terbaru The New England Journal of Medicine versi online.

Dalam jurnal tersebut, si pasien dikatakan mengidap large-joint arthropathy dan harus merelakan kaki kanannya diganti kaki palsu. Begitu juga dengan sendi bahunya, harus juga diganti karena didiagnosis mengalami trauma. Dalam operasi, sendi di kedua organ ini tampak menghitam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya persendian, bagian tubuh lainnya juga berubah warna menjadi lebih gelap. Sclera atau bagian putih pada matanya tidak lagi jernih, melainkan jadi kehitaman. Juga tulang muda yang ada di telinga, mengalami perubahan warna sehingga dari luar tampak lebih gelap.

Yang lebih mengerikan lagi, pasien tersebut melaporkan bahwa kadang-kadang urine atau air seninya juga ikut menghitam. Cairan yang baru keluar dari saluran kencingnya akan berubah menjadi hitam begitu terlibat kontak dengan oksigen di udara terbuka.

Kelainan pigmentasi yang dialami pasien ini diyakini serupa dengan ochronosis, yakni kelebihan asam homogentisat yang menumpuk di jaringan ikat. Deposit ini menyebabkan warna kuning di tulang, tulang rawan atau tulang muda dan kulit yang lama-lama membentuk warna biru kehitaman.

Pasien yang kisahnya dijurnalkan ini akhirnya menjalani penggantian katup aorta untuk memperbaiki kondisinya. Ia juga diberi obat bernama nitisinone untuk mengurangi kelebihan asam homogentisat di tubuhnya.

Dikutip dari Foxnews, Selasa (6/11/2012), kondisi ini bila dibiarkan bisa memicu arthritis degeneratif yakni radang sendi seperti yang dialami para lansia (lanjut usia) sebagai dampak dari proses penuaan.

(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads