Secara mental, kepribadian neurotik tentu tidak terlalu sehat. Bagaimana mau sehat, orang-orang seperti ini selalu merasa cemas, khawatir, mood atau suasana hatinya tidak stabil dan yang jelas selalu merasa dirinya paling menderita di seluruh dunia.
Namun jangan salah, penelitian terbaru di University of Rochester membuktikan bahwa kepribadian seperti ini kadang justru menguntungkan secara fisik. Penelitian yang dipimpin Dr Nicholas Turiano ini membuktikan, orang-orang neurotik justru lebih jarang sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teori, interleukin-6 atau sering disingkat IL-6 sering dikaitkan dengan risiko inflamasi atau peradangan di berbagai organ tubuh. Dalam kaitannya dengan penyakit, IL-6 bisa menjadi pencetus gangguan serius seperti sakit jantung, stroke, rematik, asma, diabetes dan bahkan kanker.
"Spekulasi kami, orang dengan neurotisme yang sehat mungkin terlalu perhatian pada kesehatan dan gaya hidupnya sehingga cenderung cepat-cepat berobat setiap ada masalah pada kesehatannya," jelas Dr Turiano seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (20/11/2012).
Istilah neurotisme sehat itu sendiri muncul tahun 2000, untuk membedakan dengan jenis neurotisme yang tidak sehat. Perbedaannya terletak pada perilaku, misalnya neurotisme yang tidak sehat biasanya makin memelas karena melampiaskan kecemasannya dengan makan berlebihan, merokok dan minum minuman keras.
(up/)










































