Keren! Kacamata Ini Bisa Usir Insomnia dan Jet Lag

Keren! Kacamata Ini Bisa Usir Insomnia dan Jet Lag

- detikHealth
Kamis, 22 Nov 2012 16:30 WIB
Keren! Kacamata Ini Bisa Usir Insomnia dan Jet Lag
Foto: Adelaide Now
Adelaide - Bagi sebagian orang, insomnia sangatlah mengesalkan. Karena tidur yang kurang bisa menghambat produktivitas. Tapi saat ini insomnia bisa diusir dengan kacamata khusus. Tak hanya insomnia, kacamata ini juga ampuh menghilangkan jet lag.

Adalah para peneliti di Flinders University yang menemukan kacamata 'ajaib' ini. Kacamata ini bisa mengatur jam tubuh sehingga mampu mengusir insomnia dan jet lag. Peneliti masalah tidur, Professor Leon Lack, menjelaskan kaca di kacamata tersebut akan memancarkan lampu hijau untuk menyesuaikan jam internal tubuh.

Sebuah perangkat dalam kacamata tersebut yang dinamakan Re-Timer bisa membantu seseorang mengatasi jet lag setelah melakukan penerbangan cukup lama. Selain itu kacamata ini juga bisa membuat karyawan yang bekerja shift tetap waspada, dan para remaja bisa bangun pagi karena kacamata ini mengatur ulang waktu internal dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cahaya dari Re-Timer merangsang bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengatur jam tubuh 24 jam," kata Profesor Lack seperti dikutip adelaidenow, Kamis (22/11/2012).

Dia menuturkan jam tubuh atau ritme sirkadian mempengaruhi waktu tidur, pola bangun, kewaspadaan, tingkat kinerja dan metabolisme tubuh seseorang. Jadi bagi mereka yang ingin tidur dan bangun lebih awal perlu memakai kacamata ini selama 50 menit di pagi hari. Sedangkan bagi mereka yang ingin tidur larut (begadang) karena tuntutan pekerjaan bisa memakainya 50 menit sebelum tidur.

Perangkat ini didesain agar para penggunanya bisa menggunakan alat ini dengan mudah dan nyaman. Jadi para pemakainya bisa menggunakan kacamata ini sembari melakukan pekerjaan sehari-hari seperti mengetik di komputer ataupun membaca buku.

Dipaparkannya, cahaya hijau merupakan salah satu dari panjang gelombang yang paling efektif untuk memajukan atau menunda jam tubuh. Kacamata tersebut didukung baterai isi ulang. Mulai 21 November kacamata yang diproduksi di Australia Selatan tersebut sudah bisa dibeli masyarakat dengan harga $ 273,90 atau sekitar Rp 2.734.965.

(/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads